Waspadai Susu Mematikan
Demi Meraup Untung, Dicampur Zat Kimia BerbahayaTULUNGAGUNG – Demi meraup untung berlimpat, diduga beberapa peternak sapi perah di Tulungagung berbuat curang. Yakni menambahkan zat kimia berbahaya ke dalam susu. Dengan begitu, kadar susu semakin berat. Zat kimia yang dituangkan ke susu adalah soda api, soda kue, dan mill.Kecurigaan itu diungkapkan Manager Ternak KUD Sri Wigati Alim Wahyudi. Pihaknya menemukan adanya penambahan kadar berat jenis kandungan susu pada dua minggu lalu. Itu terjadi salah seorang peternak menyetorkan susu ke pos pengumpulan susu. Setelah dicek, kuat dugaan, susu telah dicampur dengan zat berbahaya. “Langsung (kiriman susu, red) kami tolak. Karena sangat membahayakan jika dikonsumsi oleh siapa saja,” ucap Alim.
Yang menyedihkan, ucap Alim, susu yang ditolak oleh koperasinya, dikirim ke koperasi lain. “Dan (susu) diterima. Inikan berbahaya sekali,” ujarnya prihatin.
Mengetahui hal itu, pihak KUD yang berada Kecamatan Pagerwojo itu akhirnya berkoordinasi dengan polsek setempat. Jika mendapati hal serupa, KUD akan melapor ke polisi. Pelaku yang mencampurkan susu dengan zat kimia akan ditindak. Karena mengancam kesehatan konsumen susu. “Kita tidak mau risiko dengan kejadian yang serupa, sebab bisa mengancam nyawa orang lain,” tambah Alim lagi.
Diungkapkan Ketua KUD Sri Wigati Mujiarto, pihaknya juga melakukan kerja sama dengan KUD susu di Kecamatan Sendang dan Rejotangan. Yakni sepakat tidak menerima susu yang sudah dicampur dengan zat kimia. Selain itu, penerimaan susu menggunakan standar Pabrik Nestle yang terkenal ketat. “Ini demi kebaikan semua pihak,” ucap Mujiarto mendampingi Alim.
Dari data yang diperoleh, peternak yang menambahkan zat kimia bisa meraih untung sekitar lipat tiga kali dari semestinya. Menurut Kepala Bagian Susu dan Laboratorium KUD Sri Wigati Datuk Pramudianto, awalnya susu dicampur dengan air biasa. “Jika kondisi normal sapi dalam sehari menghasilkan
12 liter. Mereka menambahkan air hingga susu menjadi 36 liter,” tutur Datuk usai melakukan tes susu yang disetor ke pos pengumpulan susu milik KUD di Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, kemarin sore.
Agar tidak mencurigakan, susu dimanipulasi dengan zat kimia. Yakni soda kue, soda api dan mill. Dengan begitu, jika dilihat kasat mata, susu tetap berwarna putih bersih. “Seolah tidak ada apa-apa,” ucapnya.
Untuk mengantisipasi masuknya susu yang sudah tercampuri zat kimia tersebut, pihak laborat KUD melakukan pengetesan susu dua kali. Pertama dengan cara meneteskan alkohol kadar 96 persen ke sempel susu. Kedua dengan alat Lactoscan. “Jika susu manipulasi ditetesi alkohol, reaksi yang muncul tidak terjadi penggumpalan. Tapi jika susu asli itu nanti akan menggumpal,” terang Datuk.
Menurut dokter hewan yang enggan disebut namanya, jika mengkonsumsi susu yang dicampur zat kimia, akan menyebabkan keracunan. Bahkan bisa fatal, kematian. “Kok manusia, susu itu jika diminumkan ke anak sapinya saja bisa mati,” terangnya. DI KUTIP DARI JAWA POS.




RSS - Posts






One Reply
[...] 27, 2008 · Tidak ada Komentar Ngeliat postingan tentang susu, jadi ingat susu [...]