Dua Surat Wasiat Imam Samudra Belum Dibuka

Sebelum menjalani hukuman tembak mati, ternyata terpidana kasus bom Bali I Imam Samudra alias Abdul Azis telah menyiapkan tiga surat wasiat. Surat wasiat pertama sudah dibuka, isinya antara lain meminta agar jasadnya dimakamkan dekat makam ayahnya, diberi kain kafan termurah, dan keengganan jasadnya dimasukkan ke dalam peti. Kini masih ada dua surat wasiat Imam Samudra yang ditujukan kepada Umi Embay Badriah, ibundanya, serta Zakiah Darajad, istrinya.

Lulu Jamaluddin, adik kandung Imam Samudra, mengakui dua surat wasiat dari kakaknya itu belum dibuka. Ia beralasan, Umi, ibundanya, masih sibuk menerima tamu serta kerabat yang terus berdatangan untuk melayat, kendati Imam Samudra telah dimakamkam Minggu (9/11).

“Umi belum sempat membukanya. Keluarga masih disibukkan dengan kedatangan para sanak keluarga. Umi malah sampai kelalahan sehingga surat wasiat itu masih saya simpan dan Umi setuju untuk tidak dibuka dulu,” jelas Lulu Jamaluddin, Senin (10/11).

Lulu enggan memberi penjelasan terkait satu surat wasiat lainnya yang kini disimpan kakak iparnya, Zakia Darajad. Lulu menuturkan dirinya tidak berani menanyakan kapan surat itu akan dibuka.
Namun, menurut salah satu kerabat Imam Samudra, dua surat wasiat Imam Samudra tersebut pada saatnya akan dibuka, karena saat ini kedua surat itu masih dipegang pihak intelejen Polres Serang.

Sementara, terkait rencana untuk melelang kaos Converse milik Imam Samudera yang dipakai saat pertama kali tertangkap, Lulu juga belum bisa menjelaskan kapan dan pihak mana saja yang sudah menginginkan kaos tersebut. Lulu kembali berdalih keluarga sedang disibukkan urusan lain. “Bila sudah agak reda situasinya, rencana untuk melelang kaos Converse Kang Azis dan kemungkinan akan membuka surat wasiatnya, barulah akan dilakukan,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Lulu membenarkan adanya foto jasad Imam Samudra yang terpampang di situs http://www.arrahmah.com. Foto jenazah kakaknya yang sudah dikafani itu, imbuh Lulu, sudah mendapat izin dari seluruh keluarganya untuk dipublikasikan.”Iya memang sudah beredar. Saya juga punya yang lain. Saya ingin menunjukkan kalau Kang Azis seorang mujahid. Butuh waktu enam tahun agar mereka, Kang Azis, Amrozi, dan Ustadz Mukhlas bisa meninggal secara syahid,” terangnya.

Dalam situs itu, di atas foto jasad Imam Samudra ada tulisan Jihad Indonesia. Di bawahnya tertulis As Syahid Imam Samudra Bergabung dengan Kafilah Syuhada. Dalam situs itu juga tertulis pesan. “Hari ini telah dijemput para bidadari para kafilah syuhada, Mujahid Imam Samudra, Mujahid Amrozi, dan Mujahid Ali Ghufron. Mereka semua telah menunjukkan pada umat ini bagaimana sikap mujahid sejati yang tetap istiqomah.

Secara terpisah, Ketua PBNU KH Masdar Farid Mas’udi berpendapat, tindakan sejumlah kalangan mengelu-elukan pelaku Amrozi cs sebagai mujahid (pejuang di jalan Allah) adalah salah kaprah. Kepada wartawan di Jakarta, Senin, Masdar mengatakan, boleh jadi Amrozi, Mukhlas, dan Imam Samudra bercita-cita agar Islam dan umat Islam dihormati dunia, terutama kalangan Barat, namun cara yang ditempuh ketiganya tidak tepat. “Jelas tidak masuk akal jika untuk mencapai kehormatan hanya ditempuh dengan modal teriakan Allahu Akbar dan bahan peledak,” katanya.

Justru, kata Masdar, tindakan teroristik semacam itu malah semakin menyudutkan Islam. Kalangan non Islam akan semakin sangsi bahwa Islam merupakan agama yang mengajarkan keadaban dan kedamaian.

Menurut direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) itu, cara membangun martabat Islam adalah dengan membangun kesejahteraan, kecerdasan dan keluhuran akhlak umatnya.

Comments

Iklan

Tag:,

About zee sinon

PEACE AND LONE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s