Archive | Desember 2008

ibu hamil yang hot

Perkenalkan namaku Restu, sekarang aku berdomisili di Yogya.grfup Aku seorang mahasiswa disebuah PTS di Yogya, Umurku 26 tahudclhfjn dengan wajah dan postur tubuh lumayanlah (kata nenekku…Hqetcse..he…). Ini adalah pengalaman yang aku alami beberapa bulrjqxtvan yang lalu bersama seorang wanita sebut saja namanya Anna nisudan aku biasa memanggilnya mbak Anna. Mbak Anna berumur 29 teaoxvahun dan telah menikah, suami dari mbak Anna adalah seorang jampibyang berkerja disebuah perusahaan kontraktor dan sekarang seesygdang berdinas di Papua selama tiga bulan. Mbak Anna berkerjafarzb disebuah EO (Event Organizer) dan kebetulan aku juga ikut dmyndtalam EO tersebut. Mbak Anna orangnya cantik dengan kulit putwncakih dan postur tubuh sedang, tidak gemuk juga tidak kurus muntqpvgkin karena sewaktu itu sedang hamil empat bulan…

Ikan Aneh Gemparkan Warga di Sungai Cikapundung

Seekor ikan aneh dengan panjang 1,70 meter dan berdiameter 80 centimeter, ditemukan warga di Sungai Citarum dekat Muara Sungai Cikapundung, di Desa Mekarsari, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Senin (29/12).

Ikan seberat 90 kilogram ditemukan oleh seorang penambang pasir sekitar pukul 08.00 WIB, di Sungai Citarum. Ikan raksasa bersisik hitam itu memiliki moncong seperti ikan pari, sedangkan ekornya menyerupai ikan lele. Penemuan ikan aneh tersebut menggemparkan masyarakat. Ratusan warga mengerubuti lokasi penemuan ikan aneh itu.

“Nggak tahu ikan apa, tapi kelihatannya seperti ikan laut. Mengerikan seperti buaya,” kata Dadang seorang warga.

Namun, warga setempat meyakini ikan aneh itu ikan laut, dan bukan air tawar.

Sayangnya, warga yang menemukan ikan itu langsung menyembelih dan mengambil dagingnya, tanpa dilaporkan terlebih dahulu kepada lembaga atau badan terkait.

Yang bersisa tinggal tulang serta bagian kepalanya yang teronggok di depan sebuah gubuk milik petani di kawasan Muara Sungai Cikapundung dengan Citarum itu.

“Baunya seperti ikan laut, tapi saya baru melihat ikan seperti ini,” kata Ny Maemunah.

Sebagian warga yang melihat “rangka” ikan itu mengambil sisik ikan itu yang berukuran sebulatan buah jengkol.

Berbagai isu tentang penemuan ikan aneh itu meramaikan obrolan warga di sekitar lokasi kejadian itu. Penemuan ikan itu mengakibatkan kemacetan di sekitar Jalan Bojongsoang terusan ke Jalan Buah Batu Bandung.

Menurut salah seorang warga, ikan itu dibuang oleh penumpang mobil Minggu (28/12) kemarin, namun tidak disebutkan siapa pembuang ikan aneh itu.

“Katanya kemarin ada yang membuang ikan itu di dekat jembatan, namun baru pagi ini muncul di permukaan sungai, mungkin airnya tidak cocok,” kata seorang ibu pemilik gubuk di lokasi penemuan ikan itu.

Roket Milisi Palestina Makin Dalam Hantam Israel

TEL AVIV,RABU-Dua roket jenis Grad buatan Rusia, yang telah dimodifikasi, menghantam kota Beersheba di Israel selatan, Selasa (30/12) malam.

Serangan itu adalah yang pertama kali bisa menghantam kota Beersheba sejak serangan roket Palestina terhadap Israel dari Jalur Gaza dimulai tujuh tahun lalu.

Satu bangunan kosong taman kanak-kanak di kota tersebut serta daerah terbuka di sebelah selatannya dihantam, ketika roket itu mendarat setelah matahari terbenam. Demikian laporan media Israel seperti dikutip DPA.

Beersheba, yang seringkali dijuluki sebagai “ibukota” gurun Negev di Israel selatan, terletak hampir 40 kilometer dari Jalur Gaza dan kota paling jauh yang dihantam roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza sejauh ini. Beersheba, yang memiliki lebih dari 186.000 warga, adalah kota terbesar ketujuh di Israel.

Suara sirene bergema untuk pertama kali di kota tersebut, sehingga penduduknya bergegas memasuki ruangan yang aman dan tempat perlindungan084354p

photo-photo kekejaman israel di palestina

009124sj11anak-palestina-di-gerbang-perbatasan-gaza-mesircry-palestina_2datafiles_cache_tempimgs_2008_1_images_news_2008_04_26_iof-child_300_0

Grup Band Termahal di Indonesia, Slank dan Dewa 19 Masih Juara

JAKARTA – Serbuan band-band baru yang sepertinya menyingkirkan dominasi pemain-pemain lama, tampaknya, tidak berpengaruh besar terhadap band-band yang sudah punya nama. Sepanjang 2008, band-band besar masih menempati posisi puncak dalam hal mendulang rupiah.

Berdasar penelusuran Jawa Pos, grup band Slank menjadi salah satu band dengan bayaran paling mahal di Indonesia saat ini. Untuk satu kali show, pemilik lagu Gosip Jalanan itu dibanderol Rp 100 juta, sejajar dengan Dewa 19.

Menurut Masto, manajer Slank, band yang beranggota Kaka (vokal), Bimbim (drum), Abdee (gitar), Ridho (gitar), dan Ivanka (bas) itu sudah menghitung-hitung bahwa harga tersebut merupakan angka wajar.

Rata-rata dalam satu bulan, Slank tampil di empat panggung. Dengan kata lain, dari aktivitas panggung saja, uang bersih yang mereka terima mencapai Rp 400 juta per bulan. Uang itu, kata Masto, digunakan untuk menghidupi personel, manajemen, dan membantu label yang mereka dirikan, Slank Record. “Tapi, untuk acara sosial, kami sering juga tidak dibayar,” ujar Masto kepada Jawa Pos kemarin (29/12).

Begitu pun Dewa 19. Menurut Ahmad Dhani, untuk sebuah tur, tarif band tersebut dibanderol Rp 100 juta. “Maka, kalau lagi ada masalah terus sampai membatalkan tur, bisa dihitung betapa banyak kerugiannya,” katanya saat ditemui di studio Dewa 19 belum lama ini.

Untuk show eceran alias satuan, Dewa 19 bisa lebih mahal. Menurut Marissa, saudara kandung Dhani sekaligus pengurus Republik Cinta Management, tarifnya sekitar Rp 125 juta.

Grup band Gigi sedikit berbeda. Sebagai band papan atas, grup yang terdiri atas Armand (vokal), Budjana (gitar), Thomas (bas), dan Handy (drum) itu tidak pasang tarif terlalu tinggi. Tarif untuk satu kali show rata-rata Rp 85 juta.

Hal itu sekaligus menjadi salah satu strategi. Terbukti, Gigi menjadi band yang konsisten dan termasuk rutin keliling dari panggung ke panggung. “Maka, job Gigi itu terus dan stabil. Dalam satu bulan, bisa 15 kali manggung, bahkan kadang lebih,” ujar Ria H.D., kakak kandung Armand yang juga aktif di event organizer (EO) penyelenggara konser lokal.

Ria menambahkan, dalam satu hari, Gigi bisa tampil dua kali. Salah satunya saat Ramadan belum lama ini. “Bulan puasa itu, satu bulan 25 kali manggung,” paparnya. Bila sekali manggung dipukul rata Rp 25 juta, dalam sebulan itu Gigi mendulang Rp 625 juta.

Lain halnya Padi. Meski pernah merasakan bayaran Rp 300 juta dalam satu kali pentas, saat ini mereka memasang tarif fleksibel. “Bergantung siapa penyelenggaranya, lokasi, sponsor, dan bujet. Tidak kami patok,” kata Ricky, sang manajer.

Sementara itu, untuk mengundang grup band Peterpan, penyelenggara harus merogoh kocek hingga Rp 90 juta. Namun, jika untuk road show minimal tampil di lima kota, Ariel dan kawan-kawan bisa didatangkan dengan harga lebih hemat Rp 10 juta menjadi Rp 80 juta. “Dari dulu (sejak popularitas meningkat, Red) kami memang segitu. Kalau lihat dari kondisi dan kemampuan EO, sponsor, harga itulah untuk sekelas Peterpan,” ungkap Budi Soeratman, manajer band asal Bandung itu.

Dengan bayaran itu, Peterpan biasanya tampil dengan durasi sekitar dua jam atau rata-rata 12 lagu. dalam satu bulan selama masa promosi album, Peterpan rata-rata tampil enam kali.

Tarif Nidji juga tidak jauh berbeda. Sebagai band yang sedang digemari, untuk mengundang Giring dan kawan-kawan, dibutuhkan biaya Rp 75 juta. “Kami buka harga segitu. Masih bisa nego, bergantung hal lain,” kata Agung Febriyanto alias Vele, manajer Nidji. Menurut Vele, saat ini, jadwal panggung Nidji per bulan sekitar 10-15 kali.

Harga band Ungu juga dikabarkan mendekati angka Rp 100 juta. Namun, hingga berita ini ditulis, tidak ada satu pun pihak dari band pelantun Demi Waktu itu yang bisa dikonfirmasi.

Di kategori penyanyi solo, para diva pop Indonesia masih menjadi yang termahal. Harga suara Krisdayanti, Titi D.J., Ruth Sahanaya, Rossa, dan Vina Panduwinata berkisar Rp 75 juta per pertunjukan. Menurut salah seorang yang dekat dengan manajemen penyanyi-penyanyi top wanita itu, sekalipun mengundang paket 3Diva, biayanya tetap dihitung per personel. Maka, harganya menjadi Rp 75 juta dikali tiga. “Tapi, itu tarif reguler. Kadang juga musisi bisa menaikkan harga bergantung animo masyarakat,” ungkap sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan tersebut

KDRT Juga Dialami Pria

Faktor kemiskinan yang dialami masyarakat cukup mendominasi sekaligus menjadi pemicu terjadinya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Kabupaten Malang, Elisabeth Kamti Astuti mengakui, kasus KDRT di daerahnya sebagian besar dipicu oleh faktor kemiskinan (ekonomi), terutama di daerah kantong pengirim Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Menurutnya, faktor kemiskinan dan banyaknya warga yang memilih menjadi TKI sangat rentan terhadap kasus KDRT, karena memunculkan efek baru seperti perselingkuhan di lingkungan terdekat masyarakat setempat akibat ditinggalkan pasangannya (suami atau istri) menjadi TKI/TKW.

Kantong-kantong daerah TKI/TKW di Kabupaten Malang diantaranya adalah Kecamatan Bantur, Poncokusumo, Gedangan, Sumbermanjing Wetan, Pujon dan Kalipare.

Elisabeth mengakui KDRT di daerah itu tidak hanya dialami wanita (istri) tetapi juga pria (suami), karena dalam laporan (kasus pengaduan) ada tiga suami yang mengalami siksaan psikis seperti hilangnya rasa hormat istri terhadap suami serta enggannya istri melayani nafkah batin suami.

“Ketiga suami yang melapor ke Ruang Pengaduan dan Konsultasi (RPK) Pemkab Malang ini rata-rata mengalami siksaan psikis dari istrinya dan siksaan psikis ini juga termasuk KDRT,” katanya menambahkan.

Berdasarkan catatan KPPPA Kabupaten Malang, selama tahun 2008 telah terjadi 190 kasus KDRT atau mengalami penambahan 70 kasus dari tahun 2007 yang hanya mencapai 120 kasus.

Menurut Kamti, peningkatan kasus KDRT yang ditangani menunjukkan adanya perubahan perilaku di lingkungan masyarakat yang semakin terbuka terhadap masalah yang terjadi, khususnya yang berkaitan dengan rumahtangga.

Kasus-kasus KDRT yang ditangani RPK Pemkab Malang, katanya, sebagian besar bisa diselesaikan dengan jalan musyawarah, tetapi juga ada yang tidak menemukan titik temu dan terpaksa harus diselesaikan melalui Pengadilan Negeri.

Adegan Mesum Dokter dan Pasien Terekam HP

Liputan6.com080904bvideo-mesra, Tolitoli: Warga dihebohkan video adegan mesra seorang dokter di Rumah Sakit Mokopido Tolitoli, Sulawesi Tengah dengan pasiennya yang masih siswi kelas dua sekolah menengah kejuruan. Video yang beredar melalui telepon seluler sejak tiga hari terakhir ini berdurasi 10 menit.

Dalam video terlihat, sang dokter tengah duduk santai sambil memeluk dan menciumi pasiennya bernama Sandra. Sandra tidak keberatan dengan aksi sang dokter bedah itu. Bahkan, si pasien terlihat santai dan sesekali tertawa ketika dipeluk dan dicium oleh si dokter.

Diduga perbuatan mesum itu dilakukan di ruang unit gawat darurat Rumah Sakit Mokopido. Ketika ditemui di ruang kerjanya, dokter Engelbert tidak menyangkal kalau dalam video itu dirinya. Engelbert mengaku sudah kenal dekat dengan Sandra sejak dua tahun silam.

Engelbert mengaku khilaf. Ia kaget begitu melihat videonya beredar melalui telepon genggam. Polisi masih menyelidiki kasus ini. Sementara pimpinan RS Mokopido menyayangkan perbuatan anak buahnya. Namun pihak rumah sakit belum mengambil tindakan.

Beredar, Video Mesum Dua Mahasiswa di Tangerang

081214avideo-mesum1Tangerang: Video mesum yang diperankan dua mahasiswa salah satu sekolah tinggi di Tangerang, Banten, baru-baru ini, beredar luas di kalangan mahasiswa. Mencuatnya kasus video porno ini tak lepas dari peran rekan pelaku yang menyebarkan kepada orang lain.

Gerah dengan kondisi ini, seorang dosen di sekolah itu lalu melaporkan kasus itu ke Markas Kepolisian Resor Metro Tangerang. Polisi lantas meringkus DP dan SJ, kedua pemeran video tersebut. Polisi juga menangkap DC dan WR, rekan mereka, yang diduga sebagai penyebar video.

Kepada polisi, DP dan SJi mengaku perbuatan itu dilakukan di salah satu tempat di kawasan Serpong, September silam. Mereka sengaja merekam peristiwa itu hanya untuk gagah-gagahan. DP dan SJ tak menyangka adegan tersebut kemudian disebarkan teman mereka.

Pedangdut Titin Kharisma Mengaku Diperkosa

waktu saya sedang asik nonton tv saya di kejutkan dengan berita yang di alami oleh penyanyi dangdut sidoarjo..

Liputan6.com, Sidoarjo: Didampingi ibu dan kakak perempuannya, penyanyi dangdut Diah Kristin alias Titin Kharisma mendatangi Kepolisian Resor Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (17/12). Sang artis melaporkan perkosaan yang dialaminya sekitar tiga bulan lalu.

Penyanyi yang terkenal lewat tembang SMS versi house music ini mengaku disekap dan diperkosa oleh KA, seorang pengusaha yang juga pengurus harian Partai Amanat Nasional Sidoarjo.

Warga Desa Punggul, Gedangan, Sidoarjo, ini mengaku awalnya diajak untuk mempromosikan album perdananya. Namun, pelaku yang dalam kondisi mabuk membawanya ke sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur, dengan penjagaan dua pengawal pribadi. Selain KA, korban juga menyebut adanya keterlibatan beberapa anggota Dewan Pimpinan Daerah PAN saat perkosaan terjadi.

Namun, Kepolisian Resor Sidoarjo menolak menangani kasus ini dengan dalih tempat perkaranya berada di wilayah hukum Surabaya. Korban pun dianjurkan untuk melapor ke Kepolisian Daerah Jawa Timur.

ITS tak Siap Laksanakan UU BHP

SURABAYA — Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, tak siap melaksanakan ketentuan pendanaan dalam Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (BHP). Rektor ITS, Priyo Suprobo, mengatakan, ITS tak ingin memberatkan mahasiswa dengan biaya kuliah mahal.

Menurut Probo, ketidaksiapan itu diputuskan dalam rapat senat dan rektorat yang digelar beberapa saat setelah paripurna DPR mengesahkan RUU BHP. Rapat menilai mahasiswa akan diberatkan bila harus menanggung sepertiga biaya operasional pendidikan (BOP).Bila perguruan tinggi (PT) mengambil alih beban itu, Probo mengatakan PT bisa lebih fokus pada usaha. ”Karena kita harus membuat badan usaha seperti toko, mal, dan sejenisnya. Ini bisa jadi bumerang. Roh pendidikan bisa hilang,” katanya di Surabaya, Jumat (19/12).

Menghadapi dilema itu, Probo mengatakan ITS memilih belum akan menjadi BHP dengan segala kewajiban pendanaannya. ”Hasil rapat, ITS akan beralih menjadi Badan Layanan Umum (BLU) dulu,” katanya. ”Sumber dana sepertiga itu harus dipikirkan dan dirumuskan lagi.”Status BLU itu, kata Probo, akan tetap dipakai sambil menunggu peraturan pelaksanaan UU BHP, baik dalam bentuk peraturan pemerintah (PP) maupun peraturan presiden (perpres). Selain soal dana, Probo mengatakan aset dan status karyawan juga menjadi pertimbangan.

”Kalau kita terapkan UU BHP, status dosen dan pegawai lain bukan pegawai negeri lagi? Itu kita belum jelas. Lalu, aset tanah, gedung, dan lain-lain, kita juga belum tahu,” kata Probo.Seperti diberitakan sebelumnya, UU BHP mewajibkan semua penyelenggara dan/atau satuan pendidikan formal yang didirikan pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun masyarakat, berstatus BHP. Tapi, hanya perguruan tinggi yang berdiri setelah pengesahan UU BHP yang harus langsung berstatus BHP.

Untuk yang sudah berdiri sebelum UU BHP disahkan, Pasal 65 UU BHP memberi waktu melakukan peralihan bentuk, tata kelola, dan mekanisme pendanaan. Yaitu, empat tahun untuk perguruan tinggi yang didirikan pemerintah, dan enam tahun untuk yang diselenggarakan yayasan, perkumpulan, atau badan hukum lain sejenis.

Setelah itu terlampaui, semua ketentuan UU BHP harus dilaksanakan. Antara lain, Pasal 41 yang menyatakan sepertiga BOP bisa dibebankan kepada mahasiswa. Sebelumnya, Rektor Universitas Indonesia (UI), Gumilar Rusliwa Sumantri, justru berpendapat UI akan kesulitan jika besaran pungutan dibatasi maksimal sepertiga.

Protes BEM
Sementara itu, kemarin, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia bertemu Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Fasli Jalal. Usai pertemuan, mereka tetap meminta UU BHP dibatalkan. Mereka menilai pemerintah dan DPR yang membuat UU itu terburu-buru.

Selain khawatir pada komersialisasi pendidikan, salah satu yang menjadi sorotan BEM adalah soal kewajiban perguruan tinggi merekrut 20 persen mahasiswa miskin. Mereka menilai angka itu masih terlalu rendah. Mereka juga khawatir pada ketentuan pembubaran dan pemailitan perguruan tinggi.

Fasli mengakui UU BHP tak serta-merta akan menyelesaikan semua masalah pendidikan. Namun, dia menjamin UU tersebut menjawab beberapa masalah penting dengan tegas. Antara lain, otonomi satuan pendidikan, manajemen pendidikan, penerimaan mahasiswa baru, dan pembiayaan pendidikan.

Selain itu, kata Fasli, UU BHP telah mewajibkan alokasi 20 persen kursi perguruan tinggi untuk mahasiswa miskin dan diberi beasiswa. Bagi yang tak melaksanakan kebijakan afirmatif ini, Fasli mengatakan, sanksi telah menunggu. ”Bisa sampai pencabutan izin BHP atau pengalihan aset.”

Saham asing
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Muhadjir Effendy, menilai, UU BHP terlalu mengarah ke bisnis. Dia menunjuk ketentuan yang membolehkan investor asing memiliki saham hingga 49 persen di perguruan tinggi. ”Ini berbahaya bagi pendidikan kita.”

Muhadjir yakin investor asing akan berlomba-lomba berinvestasi. Bila sudah demikian, dia menilai, pendidikan tak tepat lagi berada di bawah Depdiknas. ”Lebih tepat ada di bawah kementerian perdagangan, atau mungkin harus ada dirjen khusus perdagangan pendidikan,” sindirnya

Adegan Ciuman Bibir Lesbian Pertama di Malaysia

ciumangifJAKARTA- Jagat hiburan Malaysia digemparkan adegan ciuman sesama perempuan (lesbian) dalam film paling kontroversial tahun ini, Histeria. Ya, inilah adegan ciuman pertama dalam filim bikinan Malaysia.

Film Histeria yang mengguncang publik Malaysia beberapa pekan terakhir ini sebenarnya adalah film horor tentang petualangan enam remaja putri di sebuah asrama hantu. Pemeran adegan ciuman itu dua aktris molek Norliana “Yana” Samsudin dan Sharifah “Scha” Norazean. Mereka dihujat tetapi juga dinanti para penonton Malaysia.

Sayang, menurut The New Strait Times, hasrat penonton Malaysia untuk menonton adegan ciuman maut dua aktris itu tak kesampaian karena diberangus lembaga sensor. “Adegan intim antara Norliana Samsudin dan Sharifah Norazean atau Scha, hilang dalam film berdurasi 96 menit itu,” begitu The New Strait Times, Jumat (19/12/2008). Penonton Malaysia pun kecewa.

Sebuah sumber menyebutkan, adegan ciuman lesbi ini dengan sembrono diedit selama masa pascaproduksi yang dikerjakan oleh sebuah rumah produksi atau studio di Bangkok, Thailand. Mohd Nur Syafiq Amin, 16, yang bersama sepuluh kawannya menonton film itu bertanya, “Apa yang telah terjadi pada adegan itu? Kami sungguh ingin melihat adegan itu.” Remaja lainnya, Tan Shea Ha, berkata, “Jadi tidak ada artinya, deh.”

Adegan itu seharusnya memperlihatkan Nurliana mendekati Scha untuk kemudian berpagutan berciuman, namun adegan yang ditunggu-tunggu itu tidak terjadi karena begitu muka Norliana dan Scha berdekatan. Adegan itu berhenti dan melompat ke adegan baru lainnya.

Padahal, sehari sebelumnya, Times dan banyak lagi media massa Malaysia, ramai memberitakan adegan ciuman lesbian pertama di Negeri Jiran itu. Adegan itu sebenarnya tidak ada dalam skenario karena memang lahir dari improvisasi sutradara James Lee. Ia ngotot filmnya harus menggambarkan realitas kehidupan remaja di asrama sekolah. “James ingin memperlihatkan realitas kehidupan remaja-remaja putri di asrama sekolah,” kata Yana.

Norliana dan lawan mainnya Sharifah Norazean, semula tidak diwajibkan beradegan ciuman, namun saat di lokasi syuting James meminta mereka beratraksi lebih mesra, bukan sekadar saling meremas jari tangan. “Scha dan aku semula hanya disuruh saling berpegangan tangan untuk menunjukkan tarikan emosi diantara kami, tapi di lapangan Lee malah munyuruh kami berciuman,” kata Yana.

Sebelum ditayangkan di bioskop-bioskop Malaysia, film karya sutradara yang memenangkan Best Asean Feature Award dan Fipresci Prize pada Festival Film Internasional Bangkok 2005 ini, sudah mengundang kontroversi besar di Malaysia.

Masyarakat dan para penggemar Norliana serta Sharifah ramai menggugat kedua bintang remaja cantik yang dua-duanya Muslim itu. “Saya banyak menerima e-mail dan pesan di Facebook saya yang isinya kecaman semua. Beberapa dari mereka bertanya mengapa aku yang muslim ini mau memperagakan adegan itu,” papar Yana.

Untung, sebelum ciuman lesbian itu ditonton jutaan remaja Malaysia, adegan tersebut hilang begitu saja di bioskop-bioskop Malaysia. Beberapa orang mengatakan ini pasti ulah badan sensor film Malaysia, tetapi ada yang berkilah itu adalah kesalahan dalam pengeditan di Bangkok.

Parahnya, jika alasan terakhir yang konon disampaikan oleh pihak berwenang Malaysia benar, produser film menyuruh pencetakan baru sesuai dengan cerita film yang seharusnya karena sumber asli film ada di studio pascaproduksi di Bangkok.

“Karena studio pascaproduksi Bangkok memegang asli film ini, produser akan meminta studio itu mencetak 46 salinan baru untuk diedarkan di bioskop-bioskop Malaysia,” demikian sebuah anonim yang dikutip koran Malaysia itu. ant

jeritan hati wong cilik(serba langkah)

Di indonesia sekarang ini di indonesia terjangkit penyakit serba langkah

pupuk langkah minyak tanah langkah dan baru-baru2 ini terjangkit gas langkah.dulu pemerintah menganjurkan kita memakai gas dikarenakan minyak langkah akan tetapi kenyataanya sekarang gas menjadi langkah juga bagaimana pemerintah seperti tutup matam tutup telinga .kalau semua sudah menjadi langkah terus rakyat kecil ini mau makan apa mau bertani pupuk langkah.saya sendiri kok heran kenapa semua bisa langkah .aku yakin ada jaringan mafia yang memanfaatkan ke adaan ini semua untuk kepentingan pribadi dan mengeruk untung sebesar-besarnya…kalau minyak langkah gas langkah terus mau masak pakai apa,,,?apa kita kembali kemasa seperti dulu ….masak pakai kayu bakar..terus kalau kita tebangi pohon-pohon ,kita kena hukum …….kok serba salah dan serba repot yaaa hidup di negara yang besar ini negara tercinta indonesia yang kaya akan alam dan isinya ..gimana kalau para wakil rakyat juga langkah (waktunya bahas rakyat yang datang dikit)…
mau di bawah kemana negara kita tercinta ini mau di peras bagaimana lagi rakyat jelata seperti saya ini…

Geger Rekaman Porno ”Mella Paiton”(probolinggo)

Geger Rekaman Porno ”Mella Paiton”

PROBOLINGGO – Rekaman adegan porno berjudul “Mella Paiton” menyentak wong Probolinggo. Sepasang lelaki dan perempuan beradegan ranjang di dalam sebuah kamar, direkam melalui kamera handphone. Rekaman itu kini banyak beredar. Diduga, pelaku dalam adegan itu orang Probolinggo.

Rekaman porno itu berdurasi 10 menit. Kamar tempat adegan itu direkam, menyerupai kamar hotel. Setidaknya ada tiga orang yang berperan dalam rekaman ini. Sepasang lelaki dan perempuan yang direkam, dan seorang lagi perempuan yang menjadi sutradara sekaligus perekamnya.

Dalam kamar di sudut ruangan, tampak rak jemuran tepat di depan kamar mandi. Sekilas televisi terekam dalam keadaan menyala. Selimut dan sprei kamar hotel bermotif bunga berwarna merah. Di tempat tidur juga ada dua buah handphone dan remote televisi.

Perempuan berciri-ciri kulit coklat, rambut lurus sepundak dan bergigi besar. Si laki-laki berkepala botak, berkulit hitam. Sang sutradara berambut panjang, berkulit hitam, dan berkaos hitam.

Dalam kamera terekam percakapan dan gurauan ketiga orang tersebut. Dalam durasi 10 menit, terjadi pergantian 3 kali pose. Mulanya, si perempuan menutupi tubuhnya dengan handuk.

Dalam hitungan detik, handuk pun dilepas dan menghiraukan kamera yang tengah merekam adegan ranjang mereka. Adegan porno diatur oleh sutradara.

Percakapan yang terdengar jelas dialek Madura. Detik pertama dimulai, dialek Madura terdengar, tapi samar.

Ketika si laki-laki akan meraih handphone perekam, sang sutradara mengatakan, “Iya iya ntar tak mati’in. Awas lho tak perkosa kamu. So what gitu loh.”

Satu menit berlalu, sutradara menyuruh pelaku adegan untuk mendesah dan berteriak. Si perempuan pun menirukan teriakan dengan keras. Satu menit tiga belas detik, sutradara muncul dengan wajah meledek dan menjulurkan lidahnya.

Kembali kamera handphone diarahkan pada adegan “Mella Paiton”. Menit ke 3 detik ke 30, berganti pose. Lalu terdengar dialog Madura, “Demma ah Mil (mau ke mana Mil).” Si Mella (atau Milla) menatap kamera sambil tersenyum. Dan terjadi tarik menarik antara si Mella dengan di laki-laki.

Dalam pose baru, terdengar celetuk si sutradara tertuju pada si laki-laki, “Yang keras.. Yang keras.. Goyang juga Mil.” Sang sutradara memanggil keduanya dengan nama Mella dan Hendra.

“Ga usah. Ga usah dimatiin lampunya. Enakan gini. Ga enak gelap-gelapan,” terdengar suara sutradara amatiran itu. Dalam rekaman adegan seronok itu sutradara terus saja berceloteh seolah menilai permainan keduanya.

Menit ke tujuh lebih 40 detik, si sutradara menunjukkan sekali lagi wajahnya dengan berdiri. Terlihat background kelambu kamar bermotif bunga terawang. Jelas adegan itu direkam pada siang hari.

“Tumben ni Mas Hendra kok lama banget. Biasanya kayak pepe.” Tiba-tiba terdengar celetukan sutradara di akhir adegan di menit ke 9 lebih 48 detik. Rekaman berakhir ketika keduanya masih melakukan adegan panas.

Rekaman ini sekarang cukup banyak beredar di masyarakat. Tidak jelas dari mana rekaman porno ini bersumber. Tidak jelas juga identitas pelaku dalam rekaman porno ini. Hanya, menurut penelusuran Radar Bromo, dari tiga orang pelaku dalam adegan ini ada satu yang sempat dikenali. Yakni, perempuan yang jadi sutradara sekaligus perekamnya.

“Lho ini kan si J (inisial perempuan tersebut, Red). Dia ini orang Besuk (Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo, Red). Iya mirip sekali,” kata seorang lelaki, sumber Radar Bromo, begitu melihat wajah perempuan yang menjadi sutradara rekaman porno tersebut.

Sumber kedua dalam penelusuran Radar Bromo juga membenarkan keterangan tesebut. “Ini memang dia (J, Red). Rumahnya dekat sini kok. Kalau perempuannya (Mella, Red) memang anak wetanan (timur). Aku pernah lihat. Tapi laki-lakinya ini aku kurang paham,” kata lelaki tersebut.

Ini Dia! Lima Fantasi Seks Perempuan

Ini Dia! Lima Fantasi Seks Perempuan

38245largeinfodJakarta Perempuan ternyata juga memiliki berbagai fantasi seks liar yang tak kalah seru dari milik laki-laki. Berikut ini adalah lima fantasi seks terliar perempuan paling populer. Fantasi liar ini detikhot kutip dari Askmen, Rabu (19/11/2008). Yuk kita simak!
Lima Fantasi Seks Perempuan

Ayah Nodai Anak Kandung

JAKARTA (Pos Kota) – Ayah satu ini bisa disebut bejat. Dia tega memperkosa anak kandungnya berkali-kali di rumah sendirinya di Sawah Besar, Jakarta Pusat.

SM, 14, korban, siswi kelas 2 SMP, depresi dan malu sehingga tidak berani keluar rumah. Adi, 45, si ayah bejat dilaporkan oleh Ny Ika, 43, ibu korban ke kantor polisi.

Peristiwa itu terbongkar saat ibu korban yang statusnya telah bercerai dengan pelaku melihat SM kerap murung. Tidak hanya itu, beberapa kali saat mencuci celana dalam milik putrinya tersebut Ika menemukan ada bercak darah.

”Saya desak akhirnya dia mengakui kalau Bapaknya memang telah memperkosanya,” ucap Ny Ika pada wartawan, Rabu (17/12) sore. Wanita ini akhirnya melapor ke Polsek Sawah Besar.

cerita dewasa(kisah nyata)

susanPerkenalkan nama panggilanku Maya. Aku baru berusia 18 tahun (SMA kelas III). Tinggiku lumayan sekitar 168 cm dan warna kulitku kuning bersih. Rambutku pendek sebahu, dan dadaku tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil juga. Sangat proporsional antara tinggi dan berat badanku. Kata orang-orang aku sangat cocok untuk seorang model. Dan aku belum mempunyai pacar. Aku anak ke 3 dari 4 bersaudara dan semua perempuan. Kakak-kakakku semua sudah mempunyai pacar, kecuali adikku yang paling kecil kelas dua SMP.

Pengalaman ini terjadi sekitar awal bulan Februari tahun 2001. Pengalaman ini tidak kukarang sendiri tapi berdasarkan cerita asli yang kualami di tahun 2001 ini. Ceritanya begini. Bermula saat aku berkenalan dengan seorang cowok, sebut saja namanya Muki. Orangnya tampan, tinggi sekitar 170 cm, dan tubuhnya atletis. Pokoknya sesuai dengan pria idamanku. Perbedaan umur kami sekitar 8 tahun, dan dia baru saja lulus dari universitas swasta terkenal di Jakarta. Kami kenalan pada saat aku sedang mempersiapkan acara untuk perpisahan kelas III di SMA-ku. SMAku di kawasan Jakarta Barat. Dan pada saat itu Muki sedang menemani adiknya yang kebetulan panitia perpisahan SMA kami. Pada saat itu Muki hanya melihat-lihat persiapan kami dan duduk di ruangan sebelah download video

Pemimpin “Kerajaan Tuhan” Ditangkap Polisi

lia-edenJAKARTA | SURYA Online – Pemimpin sekte “Kerajaan Tuhan” Lia Aminudin atau Lia Eden beserta 20 pengikutnya, Senin (15/12), digelandang petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya atas tuduhan melakukan penistaan agama.

“Lia Eden dan pengikutnya tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB ditangkap di rumahnya Jalan Mahoni, Jakarta Pusat,” kata Pelaksana Harian Bidang Humas Polda Metro Jaya, AKBP Mahbub di Jakarta, Senin (15/12).

Menurut Mahbub, Lia Eden ditangkap karena diduga melanggar Pasal 156 KUHP tentang penistaan agama.

“Mereka masih dimintai keterangan oleh penyidik di Satuan Keamanan Negara Direktorat Reserse Kriminal Umum. Nanti akan ada keterangan siapa yang menjadi tersangka dan siapa yang menjadi saksi karena penangkanap baru jam 5 tadi,” ujarnya.

Lia Eden pernah divonis penjara karena kasus yang sama pada tahun 2006 dan baru bebas beberapa bulan yang lalu.

Kepada para pengikutnya, Lia Eden mengaku sebagai “malaikat Jibril”. Dalam praktiknya ia “memadukan “berbagai ajaran agama dengan membentuk komunitas tersendiri di Jalan Mahoni dengan sebutan “Kerajaan Tuhan”.

Para pengikut ajarannya biasanya menggunakan pakaian serba putih. ant
Berita Terkait

Beredar, Video Porno Siswi SMA Lamongan

LAMONGAN-SURYA
Kabupaten Lamongan kembali digoyang peredaran video porno warga setempat. Pelakunya diduga berinisial Mg, siswi kelas tiga sebuah SMAN favorit Lamongan, bersama pacarnya, H, 22 tahun, lulusan SMA ternama juga.

Rekaman handpone alias telepon seluler (ponsel) berdurasi sekitar sembilan menit itu disebut “Tanjung Bergoyang”, sesuai dengan nama file dalam ponsel yang beredar di masyarakat. Bulan April tahun lalu, Lamongan juga digoncang kasus video porno ponsel yang pasangan pelakunya sudah diketahui namun kasus tersebut sampai saat ini tidak sempat ke pangadilan.

Akibat beredarnya rekaman ‘Lamongan Bergoyang Jilid II’ ini H ditahan di Mapolres Lamongan. Dia disangka menyebarkan rekaman gambar mesum yang berarti melanggar Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Agus I Suprianto ketika dikonfirmasi, Minggu (18/11), mengatakan masih mendalami kasus rekaman porno tersebut. Menurutnya, pelaku diancam UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara, serta Pasal 290 dan 282 KUHP.

Sebenarnya, kasuk-kusuk adanya rekaman porno itu sudah menyebar di sekolah Mg saat Bulan Ramadan lalu. Selain menjadi rahasia umum di kalangan teman-teman pelaku, pihak sekolah juga telah melakukan razia, beberapa waktu lalu. Tiga hari terakhir, kabar adanya rekaman tersebut semakin santer.

Dalam rekaman itu terlihat dua remaja bermesraan di atas ranjang. Identitas para pelaku dan asal sekolah terungkap juga dalam rekaman tersebut, yaitu sebuah SMA negeri. Kampung tempat tinggal kedua pelaku, yaitu Tanjung, adalah sebuah desa di lingkungan Kecamatan Kota, yang merupakan tempat asal H.

Rekaman itu beredar dalam tiga files. Setiap file berdurasi sekitar tiga menit. Sosok Mg lebih banyak terlihat, sedangkan H –yang diduga melakukan perekaman dengan HP– tidak terlihat vulgar.
Setelah peredaran rekaman porno itu tercium polisi, mereka gampang mengusutnya karena identitas dua pemain jelas terlihat. Bahkan sejak akhir pekan lalu si pelaku laki-laki, H, dijebloskan ke tahanan.
Kepada polisi, H mengaku membuat rekaman mesum gara-gara cintnya dengan Mg tak disetujui orangtua Mg. Takut kehilangan kekasih, H merekam dan mengedarkan adegan suami istrinya dengan Mg. “Pacar saya menolak dijodohkan, dan kami sudah berjanji sehidup semati

Video Mesum Goyang Kediri

Setelah Madiun, kini giliran Kediri digoyang beredarnya video mesum berjudul Reality Show Cah Uniska. Rekaman berdurasi 5 menit 35 menampilkan adegan hubungan suami istri ini beredar dari ponsel ke ponsel.

Dalam video, dua insan berlainan jenis terlihat dalam kondisi telanjang bulat sedang bercumbu. Diawali ciuman bibir, perempuan berambut cepak mirip pria ini melakukan oral seks terhadap pemeran pria bertubuh gendut.
Usia pemeran pria di perkirakan sekitar 40 tahunan, sedang wanitanya sekitar 30 tahunan. Adegan direkam menggunakan kamera ponsel. Ini terlihat dari gambar yang bergoyang ketika diarahkan oleh pemeran pria.

Video porno ini dibuat di sebuah ruang seperti kamar indekos, bukan hotel. Ini menguatkan indikasi bahwa dua bintang yang sedang beraksi adalah mahasiswa sebuah universitas.
Sempat terjadi dialog antara kedua pemeran, namun tidak begitu jelas terekam. Adegan mesum berakhir sampai si pemeran pria mencapai klimaks dalam berhubungan badan.

Secara umum, video mesum yang banyak beredar di Kediri ini memiliki kualitas gambar yang lumayan bagus. Namun, karena diambil dengan kamera ponsel, ada beberapa adegan terlihat kabur.
Sampai akhir adegan, pemeran wanita tetap terlihat ceria. Ia terlihat puas melayani sang pria. Beberapa kali mengumbar senyuman.

Pihak Uniska melalui Pembantu Rektor I Mustain ketika dikonfirmasi mengatakan akan mencari video mesum itu dulu. Apapun bentuknya, katanya, karena mencantumkan atribut dan nama lembaga, ini harus ditindaklanjuti. “Baik itu nama file, judul, atau apapun tetap akan kita tindak lanjuti,” kata Mustain.

Namun, karena saat ini masih dalam masa libur kuliah, pihak Uniska akan menunggu sampai seluruh mahasiswa masuk kembali. Karena belum melihat sendiri video yang menggegerkan Kediri tersebut, Mustain belum bisa berkomentar banyak.

Jika dalam pengusutannya nanti terbukti pemeran dalam video mesum tersebut adalah mahasiswa Uniska, akan ditindak tegas. “Sebab, ini merupakan aib dan menyangkut nama baik lembaga,” tegasnya.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polresta Kediri AKP Isbari menyatakan akan menyelidiki video mesum yang diduga melibatkan mahasiswa salah satu universitas ternama di Kota Kediri ini. “Kami akan coba telusuri, apakah benar video mesum tersebut diperankan oleh mahasiswa Kediri,” kata Isbari.
Sebab, dengan kemajuan teknologi multimedia bisa saja video tersebut hanya rekayasa, termasuk judulnya

Guru Tampar 18 Siswanya Bergiliran, Terekam Ponsel Berkamera Video Seorang Siswa

GORONTALO – Guru matematika SMK Negeri 3 Gorontalo menampar 18 siswanya bergiliran. Perbuatan Awaludin Korompot, nama guru tersebut, itu terekam dalam ponsel bervideo milik salah seorang siswa sekolah tersebut.

Dalam rekaman video berdurasi 67 detik itu, tampak satu demi satu belasan siswa tersebut menghadap Awaludin untuk mendapatkan tamparan di wajah. Setelah ditampar, mereka masuk ke kelas.

Belum diketahui kapan kejadian itu berlangsung. Yang pasti, rekaman tersebut dengan cepat beredar lewat ponsel bervideo. Ketika salah seorang guru sekolah itu menemukannya, pihak sekolah langsung mengadakan razia untuk menghapusnya.

Namun, rekaman tersebut ternyata sempat beredar di luar sekolah tadi dan sampai ke anggota DPRD Gorontalo. Bahkan, Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea pun sudah sempat melihatnya. “Saya akan beri sanksi yang setimpal dengan perbuatannya,” janji Adhan.

Di hadapan Ketua Komisi A Johny Dama yang memanggilnya kemarin (11/12), Awaludin mengaku khilaf. Dia menuturkan bahwa peristiwa tersebut berlangsung pada 15 November lalu. “Saya kesal karena banyak siswa yang beteriak-teriak di dekat kelas tempat saya mengajar,” dalihnya.

Plt Kepala SMKN 3 Kota Gorontalo Amir Kunuti ikut merasa tercoreng dengan perbuatan anak buahnya itu. Setidaknya, gara-gara ulah Awaludin, dia harus ikut dicecar berbagai pertanyaan