Istri Polisi Laporkan Suami

Tak Puas Polres, Mengadu ke Polwil

SURABAYA – Prahara rumah tangga bakal mengganggu hari-hari Aiptu Mh sebagai abdi negara. Anggota Polres Surabaya Utara itu dilaporkan istrinya, Emi, ke Polwiltabes Surabaya. Perempuan 42 tahun tersebut mengaku sering dikasari dan diteror. Kapolres Utara AKBP Nasri berjanji mengecek masalah tersebut.

Emi melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polwiltabes Surabaya Rabu (4/12). Kemarin, dia datang mengecek tindak lanjut laporannya tersebut.

Kepada wartawan, Emi menyatakan tidak bisa lagi hidup tenang selama tujuh bulan terakhir. Sebab, suaminya sering memaki-maki dengan kata-kata kasar. Menurut dia, perilaku Mh berubah setelah kenal seorang wanita yang disebutnya sebagai orang ketiga. ”Padahal, dulu dia sangat penyayang,” ucap Emi sambil terisak.

Perempuan asal Madura tersebut menambahkan, bukan hanya suaminya yang membuat hidupnya tidak tenang. Wanita itu juga kerap meneror melalui telepon dan SMS. Pukul 03.00, suaminya masih menelepon perempuan itu. ”Saya sebagai istri yang sah tak terima diperlakukan seperti itu. Makanya, saya ngadu ke sini (SPK, Red) untuk minta perlindungan dan keadilan,” tegas Emi lalu menunjukkan SMS dari perempuan yang dia maksud kepada petugas. ”Saya merasa tak tenang,” ujarnya.

Dia mengaku bukan kali ini saja melapor. Dirinya pernah datang langsung ke atasan suaminya di Polres Surabaya Utara. Tapi, dia merasa belum mendapatkan tanggapan serius. Karena itulah, perempuan yang sudah punya anak seusia SMA tersebut nekat melapor ke polwiltabes.

”Saya minta gaji suami tidak dipotong dan diserahkan kepada saya. Sebab, selama ini suami saya hanya menyerahkan setengah gajinya. Itu pun kepada anak saya,” tutur Emi.

Sebenarnya, Mh tetap memberikan uang belanja, tapi langsung kepada anak mereka. Namun, Emi ingin gaji suaminya itu langsung diberikan dari kesatuan kepada dirinya.

Menurut seorang petugas SPK Polwiltabes Surabaya, laporan Emi tidak bisa diproses di polwil. Sebab, kasusnya terjadi di Madura. ”Atau, dia melapor langsung ke pimpinan suaminya di Polresta Surabaya Utara, sehingga diproses lebih lanjut,” jelas petugas tersebut.

Sementara itu, Kapolres Surabaya Utara AKBP Nasri menyatakan baru mendengar laporan tentang anggotanya tersebut. ”Akan saya coba cek. Yang jelas, kami akan menangani sesuai prosedur. Kalau memang bersalah, ya akan kami tindak,” tegas mantan Kasatpidum Polda Jatim tersebut. (ias/ano/roz)

Tag:

About zee sinon

PEACE AND LONE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s