Petakan Wilayah Sensitif Anda!

Senin, 26 Januari 2009 | 22:34 WIB

035714p2SETIAP orang memiliki area sensual yang berbeda, menurut terapis seks dari The British Association of Sexual and Marital Therapists, Anne Hooper. Bagi Tono, leher bisa jadi merupakan area yang menyenangkan saat digelitiki atau diciumi pacarnya. Bagi Andi, lain lagi. Leher tidak berarti apa-apa buatnya karena dia tidak merasakan sesuatu yang istimewa ketika istrinya mencumbunya di wilayah itu.

Sebab itu, memetakan wilayah sensual pada tubuh adalah hal penting buat setiap pasangan. Anne Hooper mengajak kita untuk melakukan beberapa permainan ini:

* Berbaringlah satu sama lain berdekatan dengan pasangan Anda tanpa pakaian sehelai pun. Mintalah pasangan Anda untuk melakukan sentuhan lembut pada area tertentu. dan buatlah skala pada area itu.

* Jika area tersebut rasanya begitu istimewa dan menyenangkan, berilah nilai 3. Jika tidak terlalu istimewa berilah nilai 0. Dan bila rasanya sungguh tidak menyenangkan, berilah nilai minus 3. Dengan cara ini Anda dapat mengetahui wilayah mana yang sensitif dari pasangan Anda masing-masing.

Anne menegaskan, tidak setiap area yang saat disentuh terasa menyenangkan di lain hari akan menyenangkan juga. Ini tergantung juga kondisi kita masing-masing. Karena itu, supaya kita tahu, paham dan semakin mengenal pasangan kita dan diri kita masing-masing, pemetaan itu perlu kita lakukan dalam kondisi yang berbeda-beda. Saat pasangan sedang punya mud besar, sedang capai, atau sedang apa saja. Dan perhatikan, wilayah mana yang setiap kali disentuh selalu menyenangkan tanpa peduli keadaan hati. Mau dicoba? Cewek Pintar Lebih Sulit Orgasme. klik disini

Tag:

About zee sinon

PEACE AND LONE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s