Archive | Maret 2009

Terlibat Korupsi, Dilarang Jadi Caleg

SIDOARJO | SURYA- Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) melarang kadernya yang terlibat korupsi untuk maju dalam pemilu legislatif (pileg). Hal itu ditandaskan Cak Imin pada kampanye di lapangan parkir timur GOR Sidoarjo, Minggu (29/3).

Dua kader PKB tersebut adalah Achmad Ali Fauzan dan Ny Mufidah Anggraeni, mantan anggota DPRD Sidoarjo. Mereka terlibat perkara korupsi dana Sumber Daya Manusia (SDM) senilai Rp 21,9 miliar periode 1999-2004.

Ny Mufidah dieksekusi oleh Kejari Sidoarjo, 12 Februari lalu, bersama enam terpidana lainnya. Sementara Achmad Ali Fauzan yang menjadi caleg DPRD Jatim wilayah Sidoarjo-Surabaya masih menunggu giliran bersama rekannya Abdul Somad Mahfudz.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sidoarjo Kiemas A Vishnu menuturkan jika pelaksanaan eksekusi dilakukan pekan ini. Kapan pastinya, Kiemas enggan menjelaskan secara rinci. “Pekan ini mereka dieksekusi karena penghadapan pertama tidak datang. Pada panggilan kedua adalah yang terakhir. Kalau masih tidak datang dijemput paksa,” tuturnya.

Penundaan eksekusi terhadap wakil rakyat menyulut protes dari berbagai LSM di Sidoarjo. Wakil Bupati Lira Achmad Nizar mengaku kecewa karena terpinda tidak menghormati hukum. “Masak hukum dibuat mainan. Kalau eksekusi ya harus eksekusi. Siap atau tidak siap harus dijalankan,” kritik Nizar…waduh gimana ni caleg2 itu da korupsi masih mau nyalon lagi…gimana bangsa ini jadinya kalau pejabatnya kayak mereka…sadar donk brooo .

Sekarung Uang Kuno, Diikat dengan Rambut, Milik Dinasti Ching

PUJON | SURYA- Ditemukan Petani.Pasangan suami istri Mistiana, 38, dan Jauhuri, 46, tak pernah menyangka kalau ladang sayur tempatnya mencari nafkah menyimpan harta karun. Sepekan yang lalu, warga RT 8 RW 4 Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang menemukan sekarung uang logam kuno yang terangkai dengan rambut hingga belasan meter.

Meski sudah terkubur dalam tanah selama ratusan tahun, rambut yang digunakan untuk merangkai masih tetap hitam dan lebat. “Hanya sebagian kecil saja yang memutih. Waktu saya menemukannya, uang itu terbungkus dalam tumpukan rambut yang begitu banyak,” beber Mistiana, menceritakan temuan uang kuno di ladang kubis miliknya, Jumat (27/3).

Untuk membawa pulang ke rumah, Mistiana dan Jauhuri, harus memotong uraian rambut yang sangat panjang itu. Mereka menggunakan karung, karena jumlah koinnya mencapai 40 Kg. “Saya juga heran mengapa rambutnya tidak lapuk karena sudah bercampur tanah,” beber Jauhuri.

Sebelum menemukan uang kuno itu, Jauhuri mengaku pernah bermimpi disuruh mencabut bawang putih di ladang. “Sehari setelah itu istri saya yang mimpi didatangi wanita agak tua dan mengajak istri saya berbincang. Saat ngobrol istri saya diberi minum air teh,” ungkap Jauhuri menceritakan keanehan yang dialaminya. Bagi mereka, mimpi itu diartikan tanda akan mendapat rezeki.

Temuan unik ini pun langsung terdengar warga. Mereka berduyun-duyun mendatangi rumah pasutri empat anak itu untuk melihat langsung koin itu. Bagi keluarga Mistiana, temuan itu merupakan rezeki.

Mereka berencana menjualnya untuk menutupi biaya hidup sehari-hari. Namun Dinas Purbakala Trowulan Mojokerto, yang mendengar kabar temuan itu meminta keluarga tak menjualnya pada pihak manapun sebelum diteliti keasliannya.

“Kami sudah menyimpan beberapa keping koin kuno itu untuk diuji lebih lanjut di laboratorium. Saya menduga koin itu berasal dari kerajaan China, karena pada kepingan itu terdapat tulisan kuno dari Dinasti Ching yang berdiri abad ke 18,” ungkap Widya Heri Setyawati, arkeolog dari Dinas Purbakala Trowulan Mojokerto.

Terkait keinginan keluarga Mistiana akan menjual koin temuan mereka itu, Widya menyarankan agar mereka tak melakukannya. Sebab temuan koin itu bagian dari sejarah. “Saya harap keluarga yang menemukan menyimpannya lebih dulu hingga hasil laboratorium tentang status koin itu jelas,” tandasnya.st11

Andra Tinggalkan Dewa 19?

JAKARTA | SURYA Online – Ada yang beda dalam tampilan Dewa 19 saat mengisi acara musik Dahsyat Minggu (22/3) lalu. Andra yang biasa memetik gitar tidak terlihat hadir. Posisinya digantikan personel lain.

Situasi ini tak pelak memicu gosip yang menyebut pria asal Surabaya itu tak lagi gabung dengan Dewa 19. Rumor ini kian menguat menyusul aksi Andra yang menarik grupnya –Andra & the Backbone—dari manajemen Republik Cinta yang dikomandani Ahmad Dhani beberapa waktu lalu.

Tekad bulat Andra membentuk grup musik Andra & the Backbone, konon juga dipicu oleh kesibukan Dhani mengurus artis lain yang bernaung di bawah manajemen Republik Cinta, macam The Rock, Mahadewi (waktu itu masih bernama Dewi-Dewi), dan Mulan Jameela.

Ketika dikonfirmasi, Ahmad Dhani kontan membantah. Menurut ayah tiga anak ini, Andra tidak bisa gabung saat pentas di acara Dahsyat karena sedang ada acara lain. “Andra sedang kampanye (mengisi acara pentas kampanye partai, Red), jadi berhalangan hadir,” tutur pentolan grup musik Dewa 19 ini.

Menurut Dhani, jadwal Andra mengisi acara kampanye partai sudah lebih dulu. Sedang agenda pentas di Dahsyat memang mendadak sehingga tidak bisa membatalkan job yang sudah diterima Andra bersama kelompoknya Andra & the Backbone.

“Tidak ada Andra tidak berarti dia (Andra) tidak di Dewa lagi. kebijakan menggantikan Andra justru dari keterpaksaan dan berusaha memberanikan diri tampil tanpa Andra,” bebernya sambil menekankan tidak adanya Andra dalam tampilan Dewa 19 merupakan hal biasa dan tidak perlu dibesar-besarkan. pra

Mencermati Kondisi Batin: Ketika Kita Ditimpa Musibah dan Kekecewaan

By Republika Newsroom
Jumat, 27 Maret 2009 pukul 16:36:00
Font Size A A A
Email EMAIL
Print PRINT
Facebook
Mencermati Kondisi Batin: Ketika Kita Ditimpa Musibah dan Kekecewaan
20090327163603
Banjir di Situ Gintung merupakan musibah yang terkait erat dengan hukum sebab akibat (human error)

ISI
• Apa hakekat musibah itu?
• Bagaimana menjadikan musibah sebagai surat cinta Tuhan?
• Bagaimana bersahabat dengan musibah?
• Bagaimana Al-Qur’an & hadis berbicara tentang musibah dan kekecewaan?

Musibah dapat dibedakan dengan azab dan bala. Musibah adalah ujian yang harus dilewati seorang hamba dan berfungsi sebagai proses pembelajaran agar kehidupan masa depan kita dapat dijalani dengan lebih baik.

Musibah tidak hanya menimpa bagi para pendosa tetapi juga orangorang yang saleh. Berbeda dengan azab, siksaan yang hanya diperuntukkan kepada mereka yang durhaka seperti azab yang pernah ditimpakan umat-umat terdahulu.

Azab tidak menimpa orang yang shaleh, seperti Banjir Nuh yang hanya menenggelamkan umat Nabi Nuh yang durhaka sedangkan dirinya bersama pengikut setianya selamat. Demikian pula umat Nabi Shaleh, ia bersama umat setianya selamat dari wabah epidemi yang menimpa kaumnya, juga kakeknya Nabi, Abdul Muthalib selamat dari keganasan thair ababil yang memporakporandakan pasukan Abraham.

Sedangkan bala, hampir sama dengan musibah, hanya skalanya lebih personal dan berhubungan dengan human error atau terkait erat dengan hukum sebab-akibat. Misalnya karena kecerobohan dan kelengahan maka seseorang mengalami kecelakaan.

Musibah di sini dapat dicontohkan dengan salah seorang anggota keluarga tercinta kita meninggal dunia, dokter memvonis kita menderita penyakit akut, atau mendapatkan fitnah keji dari orang lain, atau mengalami kekecewaan berat, misalnya gagal dipromosi, gugur dalam seleksi, dijauhi oleh teman, dan semacamnya.

Kondisi batin seperti ini pasti sangat menyakitkan dan membuat orang menjadi putus asa serta kehilangan optimisme dan harapan hidup. Bahkan kondisi seperti ini seringkali membuat seseorang berfikir atau melakukan solusi jalan pintas misalnya dengan nekat bunuh diri, menjauh dari keramaian, dan hanyut di dalam kesensaraan, atau menceburkan diri di dalam kehidupan gelap seperti mengkonsumsi obat penenang destruktif seperti narkoba dan sejenisnya.

Bagi orang yang beragama, cara terbaik yang harus dilakukan ialah kembali kepada Tuhan. Kita harus yakin bahwa sebesar apapun sebuah problem pasti itu masih tetap di ambang batas kemampuan daya dukung hamba-Nya.

Allah Swt, Tuhan Yang Maha Pengasih, tidak mungkin membebani sesuatu di luar batas kemampuan dan daya dukung hamba-Nya.

”Allah tidak akan membebani hamba-Nya melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (Q.S. al-Baqarah/2:286).

Dalam perspektif tasawuf, musibah atau kekecewaan hidup adalah salah satu wujud ”surat cinta” Tuhan kepada hamba-Nya. Mungkin Tuhan merindukan hamba-Nya tetapi yang bersangkutan terkeco dan tersesat dengan kesenangan duniawinya.

Akhirnya Tuhan mengutus musibah atau kekecewaan kepadanya dan ternyata ia secara efektif kembali kepada Tuhannya.

Seseorang yang hidup di dalam kemewahanan atau dalam kondisi berkecukupan seringkali lebih sulit untuk melakukan pendakian (taraqqi) kepada Tuhannya, karena semua kebutuhannya terpenuhi.

Dalam keadaan seperti ini banyak orang yang lalai untuk berdoa. Ibadah yang dilakukan sebatas kewajiban, bukan betul-betul karena mencintai Tuhannya.

Tingkat kekhusyukan ibadahnya dengan sendirinya lemah. Kiat menyikapi musibah kita harus tawakkal, menyerahkan diri secara total dan sepenuhnya kepada Allah Swt. Kita harus yakin bahwa musibah dan kekecewaan ini adalah pilihan terbaik Tuhan untuk kita.

Allah SWT mencintai hamba-Nya dan ingin menyelamatkannya dari siksaan lebih pedih dan lebih lama. Nabi pernah bersabda:

” Tidaklah seorang muslim ditimpa musibah, kedukaan, penyakit, kesulitan hidup,kesengsaraan, hingga semisal duri yang menusuk kakinya, melainkan itu semua berfungsi sebagai pencuci dosa masa lampau” (Hadis Muttafaq ’Alaih/sangat shahih).

Dalam kesempatan lain Rasulullah pernah bersabda: ”Jika Allah SWT menghendaki kebaikan kepada hamba-Nya
maka Ia menyegerakan siksaan-Nya (di dunia) dan jika Allah SWT menghendaki sebaliknya kepada hamba-Nya maka Ia menunda siksaan-Nya di hari kiyamat” (Hadis dari Anas, riwayat Turmudzi).

Musibah dan kekecewaan tidak mesti diratapi terlalu lama, bahkan sebaliknya kita perlu mengambil hikmah yang amat penting darinya. Seringkali kita harus bersyukur bahwa musibah memang membawa kekecewaan hidup tetapi pada saat bersamaan kita bisa merasakan adanya kedekatan khusus diri kita dengan Tuhan.

Bahkan kedekatan itu tidak pernah dirasakan sebelumnya. Seringkali justru rasa kedekatan itu lebih menonjol ketimbang rasa kekecewaan itu. Ini artinya musibah membawa nikmat dan betul-betul musibah terasa sebagai ”surat cinta” Tuhan kepada kekasih-Nya.

Semenjak musibah itu terjadi, semenjak itu terjadi perubahan total hubungan diri kita dengan Tuhan. Sebelumnya kita berjarak dengan Tuhan tetapi dengan musibah itu kita tidak lagi mau berpisah dan berjarak dengan Tuhan.

Musibah kita sikapi dengan tawakkal dan mengikhlaskan diri kita kepada-Nya. Semua itu sudah suratan takdir dan telah tercatat di buku blue print (lauh amhfudz).

Jalanilah kehidupan ini dengan datar dan lurus. Kekuatan tawakkal dan ikhlas akan meberikan power dan keajaiban di dalam diri kita.

Ini jaminan Tuhan: ”Jangan berduka cita, sesungguhnya Allah bersama kita” (Q.S. al- Taubah/9:40).

Kiat menjalani dan mempertahankan sikap tawakkal dalam diri kita, diajarkan oleh kalangan guru-guru tasawuf, dengan menghayati secara mendalam dua kalimat syahadat. ”Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rusul Allah”.

Dengan diawali kalimat negasi, menafikan segalanya, kalau perlu menafikan keberadaan wujud kita sendiri. Seolah-olah yang ada dan eksis di jangat ini hanyalah Dia, Allah SWT. Kita melenyapkan hakekat dan substansi diri kita lalu larut kepada suatu Wujud Yang Maha Abadi. Kita bagaikan mayat yang hanyut di sungai, ke mana pun sungai itu bermuara di situlah kita akan dibawa. Terimalah dirinya apapun adanya, karena semua orang membawa takdir dirinya masing-masing.

Ma’rifah seperti ini lebih mudah muncul ketika kita sedang sujud di atas hamparan sajadah di hadapan kebesaran Allah Swt. Lupakanlah musibah dan kekecewaan itu, hilangkanlah semuanya, kalau perlu lupakanlah keberadaan dirinya, seolah-olah yang ada hanyalah Dia Sendiri.

Tidak ada lagi sosok yang ditipa musibah, tidak ada juga sosok orang yang mendatangkan musibah, tidak ada lagi dendam dan tidak ada lagi yang sakit. Semuanya kembali dan menyatu dengan-Nya. Seolah musibah itu datang untuk menghapus memori gelap masa lampau kita.

Ikhlas yang sesungguhnya memberikan rasa optimisme ke dalam diri setiap orang. Orang yang menjalani keikhlasan penuh tidak akan pernah merasa sedih, sakit, lelah, dan kecewa, karena semua yang dilakukan semata-mata karena Allah SWT. Karya dan pengabdian yang dilakukan bukan karena Allah SWT itulah yang sering menyedot energi batin seseorang. Yang bersangkutan sering merasa kecewa, lelah.

Bahkan sakit karena harapannya berbeda dengan respons yang diberikan orang lain terhadapnya. Jika semunya kita niatkan seikhlasnya dan kita serahkan sepenuhnya kepada Allah SWT maka hidup ini pasti tenang, tidak akan merasa kecewa, tidak akan bersedih, tidak pernah merasa jatuh, dan mungkin tidak akan pernah lagi kita merasa sakit./taq

Pemkab Cuek, Warga Marah

Kampus Pinjamkan Mebel, Masyarakat Siap Urunan

MALANG – Tidak tegasnya sikap Pemkab Malang merespons penarikan mebel sejumlah SD di Kabupaten Malang membuat masyarakat prihatin, gemas, dan marah. Apalagi penarikan mebel oleh perajin yang belum menerima pembayaran sejak tiga tahun lalu itu juga masih terus berjalan hingga kemarin.

Elemen masyarakat yang terketuk dengan persoalan ini muncul dari kalangan kampus, BUMN, dan masyarakat umum. Dari kampus, salah satunya muncul dari civitas akademika Universitas Muhammdiyah Malang (UMM). Kemarin, PTS ini berinisiatif meminjamkan kursi kuliah dari kampus III Tlogomas pada SD yang mebelnya ditarik perajin. Tahap awal ada sejumlah 100 mebel (meja kursi) yang dipinjamkan untuk waktu yang tidak ditentukan.

Kursi yang dipinjamkan adalah kursi tunggal jenis lipat yang dilengkapi dengan meja. Bukan bangku dan meja dari kayu seperti yang ada di sebagian besar SD. Kursi bermerek Chitose tersebut kebanyakan dipakai kalangan perguruan tinggi untuk proses belajar mengajar. Kondisi kursi berwarna krom dan hitam itu masih baru.

“Kami tidak begitu tahu masalah kenapa sampai ada penarikan paksa. Yang jelas, kami hanya berupaya menjaga agar siswa-siswa tetap bisa belajar dengan layak,” kata Rektor UMM Dr Muhajir Effendy di ruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, UMM sebelumnya sudah kontak dengan jajaran pimpinan daerah Kabupaten Malang. Mereka mengiyakan tawaran dari UMM. Untuk itulah, kemarin kursi itu langsung dikirim ke kantor Diknas Kabupaten Malang. Dengan harapan, oleh diknas bisa didistribusikan ke sekolah yang membutuhkan. Pihak UMM punya stok kursi lipat untuk persiapan penerimaan mahasiswa baru. “Kalau nanti pinjam lagi, akan kami kirim. Lihat kondisinya dulu,” kata Muhadjir.

Untuk peruntukannya, Muhadjir minta petugasnya mengawal sampai sekolah tujuan. Dia tidak ingin pinjaman kursi itu mandeg di tingkat dinas alias tidak digunakan di dalam kelas oleh siswa. Sebab tujuan UMM meminjamkan kursi untuk kepentingan siswa.

Sekolah dasar yang bangkunya telah ditarik oleh perajin antara lain SDN Mulyoasri I, Ampelgading; SDN Simojayan II; SDN Sudimoro II, Bululawang. “Memang SD tidak menggunakan kursi jenis ini. Tetapi tidak apa-apa, biar nanti kalau sudah besar punya keinginan untuk kuliah,” katanya.

Hal yang sama juga diutarakan salah satu instansi BUMN. Instansi ini berniat membantu meringankan beban sekolah yang mebelnya ditarik perajin.

Masyarakat Malang Raya sendiri cukup gemas dengan peristiwa ini. Mereka pun mempertanyakan sikap pemkab yang tidak cepat tanggap. ”Ini sudah keterlaluan. Kalau memang mebel itu tidak sesuai spek, mengapa tidak ditindak sejak dulu sehingga permasalahannya tidak terkatung-katung,” ujar Sunarwan, warga Blimbing dalam suratnya ke Radar Malang.

Beberapa surat dan email dari masyarakat Malang Raya juga mau untuk urunan jika dibutuhkan. ”Kalau pemkab tidak bisa menyelesaikan, masyarakat Malang Raya siap urunan membantu sekolah yang bangkunya ditarik,” ujar Susianto, warga Singosari, dalam suratnya.

Perajin Terus Beraksi

Dari SDN Sudimoro II, Bululawang, Kabupaten Malang, dilaporkan, perajin mebel dari CV Ridlo Al Barokah M. Fathur Ridlo terus beraksi. Warga Kalipare ini berencana kembali menarik bangku di SDN Sudimoro II. Tragisnya, penarikan bangku itu akan dilakukan Ridlo lagi di tengah-tengah siswa yang sedang mengikuti pelajaran.

Pria yang mempunyai CV Ridlo Al-Barokah itu sebelumnya sudah melakukan dua kali penarikan bangku pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Yakni di SDN Simojayan II dan SDN Mulyoasri I. Keduanya berada di Kecamatan Ampelgading. Penarikan di tengah-tengah proses belajar-mengajar membuat para siswa menangis.

Namun, rencana penarikan yang akan dilakukan Ridlo di SDN Sudimoro II Bululawang kemarin tidak jadi dilakukan. Itu karena, para guru Sudimoro menolak memberikan izin pada Ridlo untuk mengambil 25 set mebelnya yang ada di sekolah tersebut. Satu set mebel terdiri dari dua kursi dan satu bangku.

Ridlo sendiri bersama para pekerja dan truknya sudah tiba di SDN Sudimoro sekitar pukul 07.15. “Perajin sudah masuk sekolah. Tapi, kedatangannya kami tolak,” kata Taselim, guru kelas V.

Saat itu, jelas dia, perajin sempat otot-ototan sekitar 15 menit dengan para guru. Menurut Taselim, guru tak mengizinkan perajin mengambil mebelnya karena Kepala SDN Sudimoro II Binti Fatmika tak ada di tempat. “Kami meminta agar mebel jangan diambil pada saat sedang proses belajar mengajar. Kasihan siswa,” tambahnya.

Ridlo sendiri, hingga berita ini ditulis belum bisa dimintai konfirmasinya. Beberapa kali Radar berusaha menghubunginya, namun tak pernah mendapatkan jawaban. Begitu pula pesan singkat berupa SMS juga tak mendapatkan respons.

Sementara, Sekretaris PC NU Kabupaten Malang KH Abdul Mujib Syadzili minta kepada perajin untuk bertindak lebih manusiawi. Pria yang lebih akrab dipanggil Gus Mudjib tersebut menyadari, perajin merupakan salah satu pihak yang teraniaya juga karena masih belum dibayar pemkab.

Namun, Gus Mudjib minta agar langkah-langkah mengesploitasi siswa sehingga menangis dihentikan. Pada awalnya, dia menyadari bahwa yang dilakukan perajin adalah langkah untuk mencari perhatian publik. “Saya kira perajin sudah cukup mengambil perhatian masyarakat umum. Tak perlulah dilanjutkan melakukan pengambilan paksa saat sedang ada proses belajar. Kasihan siswa,” jelas Gus Mudjib.

Pria ramah ini juga menyayangkan sikap pemkab yang tak proaktif dalam menanggapi kasus mebel. Sehingga kejadiannya berlanjut sampai pada taraf yang memalukan dunia pendidikan Kabupaten Malang. “Yang tak benar memang pemerintahnya (Pemkab Malang). Kenapa peristiwa mebel itu dilanjutkan begitu saja,” sergahnya.

Untuk diketahui, kasus mebel ini sebenarnya merupakan kasus lama yakni pada 2006. Anggaran untuk mebel pada APBD 2006 dianggarkan Rp 5,4 miliar. Terdiri dari Rp 2,9 miliar di pos bagian perlengkapan dan Rp 2,5 miliar di dinas pendidikan.

Yang bermasalah adalah pos pada bagian perlengkapan yang memberikan proyek pada 33 rekanan. Pemkab hingga saat ini masih belum membayar rekanan karena barang yang digarap rekanan dianggap tak sesuai spesifikasi.

Terpisah, Panwaslu Kabupaten Malang secara tak langsung terlibat dalam kasus mebel. Panwaslu kini sedang mengkaji adanya pelanggaran kampanye yang dilakukan salah satu caleg. Yakni Aji Purnawarman, caleg DPR RI dari PKB.

Ketua Panwaslu Kabupaten Malang Ali Wahyudin menjelaskan, ada dua indikasi yang bisa menjerat Aji. Yakni, sumbangan yang dilakukan Aji bertepatan dengan jadwal kampanye. Padahal, dalam setiap kampanye yang dilakukan dilarang memberikan barang apapun. “Kami masih mengkaji apakah itu sudah masuk dalam politik uang atau tidak,” jelas Wahyudin.

Sedangkan yang kedua, panwaslu melihat adanya indikasi kampanye yang dilakukan di sekolah. Padahal, kampanye di fasilitas umum seperti sekolah dilarang keras. “Jika memang nanti ditemukan pelanggaran yang bersifat pidana, panwaslu akan meneruskannya kepada polisi,” sambung dia. (yos/fir/bb/war)

Rumah Sakit Jiwa di Kalsel Siap Tampung Caleg Gagal

BANJARMASIN | SURYA Online – Penderita gangguan kejiwaan diperkirakan bertambah di Kalimantan Selatan (Kalses), setelah pelaksanaan Pemilu legislatif (Pileg) 2009. Pasalnya, calon anggota legiskatif (caleg) yang gagal duduk di parlemen berpotensi menderita gangguan jiwa berupa depresi dan stres.

Selain kehilangan banyak dana untuk membiayai proses ke kursi parlemen, para caleg itu juga akan mendapat malu dengan lingkungannya karena gagal menjadi wakil rakyat.

Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum, Kalsel, dr Asyikin SPKJ mengatakan, saat ini sudah ada 160 kamar untuk pasien sakit jiwa termasuk untuk para caleg yang gagal.

“Bahkan sudah ditambah 30 kamar, yang siap menampung siapa saja yang mengalami gangguan jiwa,” ujarnya, Senin (23/3)

Sarah Azhari Penjual Alat Seks

sarahNama terkenal tidak membuat artis cantik dan seksi Sarah Azhari jadi bangga. Apalagi keterkenalan namanya disalahgunakan untuk hal yang berkaitan dengan pornografi.

Sarah pun mengaku malu dengan banyaknya situs internet yang banyak mengeksploitir dirinya. Menurut wanita kelahiran Jakarta ini, di dunia maya namanya selalu muncul di situs yang berbau porno.

Meringkuk di Sel Tahanan, Syekh Puji Linglung dan Tak Bisa Tidur

SEMARANG – Empat hari menjalani pemeriksaan maraton dan meringkuk di sel tahanan Mapolwiltabes sejak Rabu (18/3) malam mengakibatkan kondisi Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji drop. Selain menjadi lebih pendiam, dia mulai tampak linglung.

Ketika keluar dari ruang pemeriksaan kemarin, wajah miliarder asal Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, itu terlihat kusut, letih, dan pucat. Dia berjalan gontai didampingi seorang pengacaranya, Khaerul Anwar, untuk menemui wartawan.

Dia pun tak menggubris ketika empat pria berjubah putih dan berjenggot panjang memanggilnya. “Syekh… Syekh… Syekh Puji…,” teriak empat pria itu.

Meski suara panggilan mereka cukup keras, kolektor BMW itu terus melangkah gontai. Dia seakan tak mengenali lagi empat tamunya. Setelah ditarik wartawan dan diberi tahu ada temannya yang datang, pemilik Ponpes Mifftahul Jannah itu baru tersadar.

Saat itulah empat kawan Syekh Puji langsung menyalami dan memeluk suami Lutviana Ulfa, bocah 12 tahun dan Ummi Hani tersebut. Empat pria itu adalah Habib Abdul Aziz, Muhammad Zulham, dan Faizal dari sebuah ponpes di Jawa Timur. Seorang lagi, Sobri Hadiwijaya dari Sumowono, Kabupaten Semarang.

Mereka datang menjenguk dan memberi dukungan moral kepada Syekh Puji. Pertemuan itu berlangsung beberapa menit saja, sesuai permintaan para tamu.

Teman-teman Syekh Puji memberi wejangan dan nasihat agar dirinya sabar dan tabah menghadapi cobaan hidup. “Tetap tegar dan tabah karena ini merupakan ujian dan cobaan. Pasrahkan kepada Allah SWT dan jangan berhenti salat malam,” pesan Muhammad Zulham, diamini yang lain.

Sebelum Syekh Puji kembali masuk ruang pemeriksaan, Habib Abdul Aziz memimpin doa. Kurang lebih 10 menit, mereka berdoa. Setelah itu mereka kembali berpelukan.

Syekh Puji tampak haru dengan kehadiran teman-temannya yang datang jauh-jauh untuk memberi dukungan. Dengan wajah haru dan nyaris meneteskan air mata, pengusaha kuningan dan kaligrafi itu mengucapkan terima kasih.

Saat ditanya maksud kedatangannya ke Mapolwiltabes, Abdul Aziz mengaku atas inisiatifnya sendiri.”Kita sebagai rekan muslim harus saling mendukung dan mendoakan. Dan, Syekh Puji adalah rekan sesama muslim, jadi kita ke sini inisiatif sendiri untuk memberi dukungan kepadanya,” ujarnya.

Sementara itu, berdalih melanjutkan pemeriksaan, penyidik Polwiltabes Rabu malam (18/3) mengeluarkan Syekh Puji dari sel kamar tahanan nomor 4 menuju ruang pemeriksaan. Puluhan wartawan yang ingin mengambil gambar di ruang tahanan kemarin pagi dibuat kecele. Sebab, sel tahanan nomor 4 sudah kosong. Yang ada hanya jubah putih milik Syekh Puji dan selembar sajadah.

Menurut petugas penjaga tahanan, Romadhon, Syekh Puji masuk ruang tahanan R.4 sekitar pukul 19.40 dan dijemput lagi oleh petugas dari PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) sekitar pukul 23.00. Hal senada dibenarkan sejumlah tahanan lain. Menurut mereka, tengah malam, saat tak ada lagi wartawan, Syekh Puji dikeluarkan dari selnya menuju ruang pemeriksaan.

Saat ditanya apakah bisa tidur di sel tahanan, Syekh Puji mengaku tak bisa memejamkan mata. “Sudah beberapa hari ini saya tidak tidur. Saya dari kecil memang sudah terbiasa (tidak tidur, Red),” ucapnya.

Kapolwiltabes Semarang Kombespol Edward Syah Pernong didampingi Kasatreskrim AKBP Roy Hardi Siahaan mengatakan, Syekh Puji kembali menjalani pemeriksaan untuk melengkapi keterangan dalam BAP (berita acara pemeriksaan). Status Syekh Puji sebagai tersangka membuat Polwiltabes butuh keterangan tambahan. Karena itu, Syekh Puji masih diperiksa.

Penjara Nikah Siri Distop

Syekh Puji tampaknya tak akan melanjutkan pembangunan penjara nikah siri di kompleks rumahnya, Desa Bedono, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Saat ditanya nasib penjara itu, dia tak lagi bersemangat. “I think is enough (saya pikir sudah cukup, Red),” ucapnya singkat sembari tersenyum kecil.

Kepada wartawan, didampingi kuasa hukum Kairul Anwar SH, Syekh Puji kembali menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat muslim pada khususnya, dan masyarakat nonmuslim pada umumnya. Dia sekaligus meminta maaf kepada Kapolda Jateng Irjen Alex Bambang Riatmodjo dan Kapolwiltabes Semarang Kombespol Edward Syah Pernong. Selain itu, dia minta maaf kepada istri, anak, keluarga ,dan sahabat-sahabatnya.

Kepada Kapolda dan Kapolwiltabes Semarang, Syekh Puji minta maaf atas tindakan dia sebelumnya yang mungkin membuat kapolda tidak berkenan. “Sekali lagi, saya mohon maaf. Saya sebagai manusia tidak luput dari kekurangan, tidak luput dari kesalahan. Dan, kepada masyarakat luas, juga saya mohon maaf. Barangkali pernikahan saya tidak berkenan dan dianggap tidak lazim. Tapi, bagi saya sebagai orang Islam, pernikahan saya sudah sesuai dengan ajaran saya,” tambahnya.

Khairul Anwar menambahkan, kliennya kembali menjalani pemeriksaan tambahan sejak Kamis (19/3) pukul 00.30 dini hari. “Beliau saat di sel terus merenung dan mengambil hikmah semua ini. Pertemuan dengan wartawan bukan saya yang mengajaknya. Syekh Puji sendiri yang memintanya,” kata Khairul. (zal/isk/jpnn/nw) mangkanya pak puji jangan kira harta dapat membeli segalanya hukum tetep hukum dan jangan terlaly di mabuk harta….ingat itu.

Beredar Video Porno Siswi SMP tulungagung

Diduga Direkam oleh Pacar

TULUNGAGUNG-Dunia pendidikan Tulungagung tercoreng ulah seorang siswi kelas IX F SMPN 3 Tulungagung. Siswi berinisial DTS diduga melakukan adegan mesum dengan pacarnya yang direkem di handphone. Adegan mesum berdurasi 2,33 menit itu dilakukan di dalam kamar rumah yang hingga kini belum diketahui secara pasti lokasinya.

Berdasar rekaman video yang diterima Ratu, DTS yang juga warga Kecamatan Kedungwaru tersebut tanpa mengenakan busana melakukan adegan (maaf) oral dengan seorang laki-laki yang tak lain adalah pacar DTS. Adegan yang diduga direkam pacar DTS itu dilakukan tidak di ranjang, tapi lantai dialasi tikar

Informasi yang diterima dari DH siswi kelas XI SMPN 3 Tulungagung sejumlah siswa-siswi mengetahui peristiwa yang menghebohkan dunia pendidikan itu sejak 2 minggu lalu. Namun, sejumlah siswa tidak mengetahui di mana dan kapan adegan itu dilakukan, ” Saya mengetahui setelah melihat handphone milik salah satu teman, setelah saya lihat ternyata pelaku adegan syur itu adalah DTS. Tapi, kapan terjadinya saya tidak tahu,” ungkapnya.

DH menambahkan, sejak beredarnya video mesum tersebut DTS yang diduga artis dalam adegan itu jarang terlihat di sekolah. Padahal, dia anak yang mudah bergaul dengan siapa saja. “Namun, sejak beredarnya video itu dia jarang masuk. Bahkan, menurut informasi , sekarang dia sudah keluar dari sekolah dan pindah ke Kota Solo,” imbuh DH ketika dikonfirmasi RaTu kemarin. download vedeo

Beredar Beredar Video Porno Siswi SMP

Diduga Direkam oleh Pacar

TULUNGAGUNG-Dunia pendidikan Tulungagung tercoreng ulah seorang siswi kelas IX F SMPN 3 Tulungagung. Siswi berinisial DTS diduga melakukan adegan mesum dengan pacarnya yang direkem di handphone. Adegan mesum berdurasi 2,33 menit itu dilakukan di dalam kamar rumah yang hingga kini belum diketahui secara pasti lokasinya.

Berdasar rekaman video yang diterima Ratu, DTS yang juga warga Kecamatan Kedungwaru tersebut tanpa mengenakan busana melakukan adegan (maaf) oral dengan seorang laki-laki yang tak lain adalah pacar DTS. Adegan yang diduga direkam pacar DTS itu dilakukan tidak di ranjang, tapi lantai dialasi tikar.

Tampaknya, kedua pelaku memang sengaja merekam adegan syur. Itu terlihat, sebelum DTS memulai adegan, dalam keadaan setengah bugil dia terlihat bergurau dan berbicara di depan kamera handphone. Selain itu, ketika melakukan adegan mesum DTS sempat melirik kamera handphone. Bahkan, setelah berbuat syur pacar DTS mengangkat jari telunjuk dan keliling tangan sebelah kanan.

Informasi yang diterima dari DH siswi kelas XI SMPN 3 Tulungagung sejumlah siswa-siswi mengetahui peristiwa yang menghebohkan dunia pendidikan itu sejak 2 minggu lalu. Namun, sejumlah siswa tidak mengetahui di mana dan kapan adegan itu dilakukan, ” Saya mengetahui setelah melihat handphone milik salah satu teman, setelah saya lihat ternyata pelaku adegan syur itu adalah DTS. Tapi, kapan terjadinya saya tidak tahu,” ungkapnya.

DH menambahkan, sejak beredarnya video mesum tersebut DTS yang diduga artis dalam adegan itu jarang terlihat di sekolah. Padahal, dia anak yang mudah bergaul dengan siapa saja. “Namun, sejak beredarnya video itu dia jarang masuk. Bahkan, menurut informasi , sekarang dia sudah keluar dari sekolah dan pindah ke Kota Solo,” imbuh DH ketika dikonfirmasi RaTu kemarin. (tri)

D’Masiv Dikagumi Hantu Masiver

JAKARTA | SURYA Online – Siapa sangka sebuah lagu bisa membuat makhluk dari ‘dunia lain’ ikut penasaran dan gabung bersama penonton lain saat konser d’Masiv. Nyatanya, makhluk halus itu tertangkap kamera saat jawara A Mild Live Wanted ini menggelar konser di Papua beberapa waktu lalu.

Kehadiran hantu itu baru mereka ketahui saat melihat cuplikan konser mereka yang ditampilkan di Youtube. “Sebelumnya kami memang tidak tahu ada hantu ikutan nonton konser kami,” ujar Rian Ekky Pradipta sang vokalis d’Masiv.

Ditambahkan, kehadiran ‘penonton spesial’ itu terekam ketika grup band yang diawaki Rian, Dwiki Aditya Marsall (gitar), Nurul Damar Ramadhan (gitar), Rayyi Kurniawan Iskandar Dinata (bass), dan Wahyu Piadji (drum) membawakan lagu Merindukanmu. Personel d’Masiv tak merasakan ada yang aneh saat mereka beraksi di panggung. Apalagi kehadiran Masiver (istilah untuk fans d’Masiv) istimewa baru diketahui setelah pentas usai.

“Lagu kami terbukti tak hanya disukai manusia. Bahkan yang sudah di alam lain juga ikut larut menikmati,” begitu gurau Rian yang bersama teman-temannya bakal pentas di LCC Club, Jumat (20/3) mendatang.

Lagu Merindukanmu yang mengisi track ketiga di album Perubahan, lanjut Rian, memang berkisah mengenai kerinduan pada orang yang telah tiada. “Mungkin ini suatu kebetulan saja,” pungkas Rian sambil menambahkan, d’Masiv kini sibuk mempersiapkan album kedua yang diharap bisa segera rilis tahun ini. pra

Korban Pembunuhan Misterius di Hotel Wismantara, Mahasiswi UNS

Pelaku Diduga Lelaki yang Baru Dikenal

SOLO – Hanya dalam waktu sekitar 24 jam, misteri pembunuhan di kamar Hotel Wismantara, Jalan RM Said Punggawan, Banjarsari, Solo, Sabtu 14 Maret lalu mulai terkuak. Jajaran Poltabes Solo berhasil mengidentifikasikan korban yang disebutnya sebagai Sri Partini, mahasiswi Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Sebagaimana diberitakan kemarin, seorang perempuan muda ditemukan tewas di kamar nomor 21 hotel tersebut. Sebelum tewas, korban check in bersama seorang lelaki misterius yang tidak diketahui identitasnya.

Saat check in, lelaki itu tidak menyerahkan bukti identitas dan hanya menyerahkan uang Rp 30.000. Selain proses check in sampai masuk kamar, dia terus mengenakan helm yang tertutup.

Sekitar satu setengah jam kemudian lelaki itu pergi. Pemilik hotel yang curiga memeriksa kamar dan menemukan perempuan itu sudah tewas dalam bak mandi.

Terungkapnya identitas korban, yang beralamat di Alas Tua RT 2 RW 2, Kebakkramat, Karanganyar, itu berawal dari penemuan sepeda motor milik korban yang dibawa pelaku. Ciri-ciri sepeda motor itu didapat polisi dari kesaksian pemilik dan karyawan hotel. ”Dari empat nopol yang kami peroleh, salah satu di antaranya tercatat atas nama orang tua korban,” terang Kapoltabes Solo Kombespol Joko Irwanto.

Polisi optimitis bisa segera menemukan pelaku setelah mendapatkan sketsa wajahnya. ”Kecurigaan mengarah pada lelaki yang mengaku bernama Aris. Kami masih melacak dan mengusut identitas sebenarnya pria yang datang bersama korban,” ujar Kapoltabes.

Sepeda motor korban itu, menurut Joko, ditemukan di tepi jalan dalam kondisi kunci kontak tergantung. Sementara tangki BBM-nya kosong. ”Ditemukan kemarin malam (Sabtu malam). Setelah ditunggu selama satu malam, ternyata pelaku tidak kembali untuk mengambil motor,” paparnya.

Di kampungnya, korban dikenal sebagai gadis yang tidak neka-neka. Selain kuliah, dia memberikan les privat di rumahnya serta menjadi guru ngaji. ”Adik saya itu tidak banyak omong,” ucap Darwanto, 23, kakak Sri Partini.

Darwanto menjelaskan, sepeda motor yang ditemukan polisi dan digunakan untuk ke hotel itu memang milik korban. ”Itu hadiah ulang tahunnya. Baru sekitar tujuh bulan lalu,” paparnya.

Sehari sebelum ditemukan tewas, Tini -panggilan akrab Sri Partini- berpamitan kepada Sita, teman dekatnya, akan mengambil flash disk yang dibawa temannya di UNS. ”Sekalian janjian sama seseorang orang yang belum lama dikenalnya,” tambahnya. (vj/tej/jpnn/ruk)

Prabowo Janjikan Sejuta Laptop ke Mahasiswa

JAKARTA – Prabowo Subianto kian tak ”berjarak” dengan kalangan kampus dan mahasiswa. Sempat dimusuhi banyak aktivis lantaran semasa menjadi Danjen Kopassus diduga terlibat penculikan aktivis, kini dia bisa berjanji manis kepada mahasiswa.

Capres Partai Gerindra itu kemarin (10/3) me-launching deretan komitmennya yang disebut delapan program aksi untuk kemakmuran rakyat. Banyak janji menarik yang ditawarkan.

Contohnya, di bidang pendidikan, Prabowo berjanji mencabut UU Badan Hukum Pendidikan (BHP). Menurut dia, prinsip dasar pendidikan sebenarnya melarang institusi sekolah dan kampus menarik biaya dari peserta didik.

”Saya menolak premis di UU BHP itu yang justru mengharuskan sekolah negeri menarik biaya dari anak didik,” tegas Prabowo di Intercontinental Hotel, Jalan Sudirman, Jakarta, kemarin.

Masih di sektor pendidikan, dia juga menyatakan bakal menghapus pajak buku pelajaran dan menghentikan model penggantian buku pelajaran setiap tahun. ”Bagaimana bisa buku teks di Indonesia lebih mahal dari Australia dan Singapura,” kritiknya.

Prabowo juga punya janji bombastis untuk membagikan sedikitnya sejuta laptop kepada mahasiswa per tahun. Menurut dia, universitas merupakan investasi masa depan. ”Makanya, para mahasiswa tidak boleh ketinggalan teknologi. Revolusi teknologi dan open source system memungkinkan harga laptop tidak terlalu mahal,” katanya.

Ada pun di bidang kesehatan, dia berjanji menggerakkan ”revolusi putih” dengan menyediakan susu untuk anak-anak miskin. Dia menyatakan, konsumsi susu anak-anak Indonesia rata-rata per tahun saat ini hanya 6,5 liter atau 1,5 tetes per hari. Sangat ironis dibanding Jepang yang mencapai 350 liter per tahun.(pri/mk)

Kakek Usia 65, Nikahi Gadis Usia 11 Tahun

junaidiPAMEKASAN | SURYA Online – Masih ingat dengan perkawinan Syekh Puji dan Lutfiana Ulfa yang kontroversi?. Di Madura rekor Syekh Puji dipecahkan oleh Junaidi yang akrab dipanggil Pak Ni. Duda berumur 65 tahun, yang kesehariannya membuka toko kelontong di Pasar Pakong, Pamekasan, Madura, Jawa Timur ini, baru saja menikahi anak yang masih berumur 11 tahun.

Junaidi mengaku menikahi Aminah kira-kira sebulan yang lalu. Pernikahan Pak Ni dan Aminah dilangsungkan di depan seorang Kyai. Namun, pernikahan mereka tidak dicatat dalam buku Akta Nikah. Sebab, pernikahan keduanya, dilangsungkan secara nikah siri. Kini keduanya mengaku bahagia dengan perkawinannya tersebut.

“Saya menikahi dia, kira-kira sebulan yang lalu. Dia masih kelas 5 sekolah dasar,” ujar Pak Ni, Minggu (8/3).

Pernikahan ini memaksa Aminah, yang lebih pantas sebagai cucu Pak Ni, harus berhenti sekolah. Aminah meninggalkan bangku sekolahnya di kelas 5 SD Negeri Bujur Timur, Kecamatan Pengentenan, Pamekasan.

Pertemuan pasangan kakek dan cucu ini, terjadi tanpa sengaja. Mereka bertemu di Pasar Sore kota Pamekasan. Di tersebut, Pak Ni sedang kulakan VCD, sementara Aminah sedang mencari kaset VCD penyanyi kesayangannya. Mata mereka bertemu, Pak Ni menanyakan alamat Aminah. Setelah empat hari bertemu, Pak Ni langsung menuju rumah orangtua Aminah, di Desa Bujur Timur, untuk melamar.

Rupanya lamaran kakek ini tidak sia-sia, kedua orangtua Aminah menerima dan merestui anaknya dijadikan isteri kedua Pak Ni. Kebahagiaan yang luar biasa tentu tak pernah dibayangkan oleh Kakek ini. Setiap bertemu orang dan ditanya perasaannya, Pak Ni selalu tertawa lepas, sambil bertingkah bak anak muda di depan Aminah.

siswi magetan Beradekan mesum

Liputan6.com, Magetan: Sebuah rekaman video mesum siswi sebuah sekolah menengah pertama dengan pelajar sekolah menengah atas beredar luas di Magetan, Jawa Timur. Selain dimiliki kalangan anak usia sekolah, video porno itu sudah menyebar di mayarakat umum.

Dalam adegan tersebut, siswi berinisial T masih mengenakan seragam. Wajahnya juga jelas terekam dalam kamera telepon seluler. pihak sekolah bergerak cepat. Karena dianggap mencemarkan nama baik, siswi tersebut dikeluarkan dari sekolah. Sebelumnya pihak sekolah sudah memanggil pelaku.

Video adegan mesum pelajar juga beredar luas di Pekalongan, Jawa Tengah. Adegan diduga diperankan pelajar sebuah SMA swasta elite setempat. Saat dikonfirmasi, pihak sekolah tidak menolak perbuatan asusila yang telah dilakukan salah satu siswinya itu.

Pihak sekolah mengatakan, siswi yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari sekolah awal Januari lalu. Kasusnya kini masih dalam penanganan Kepolisian Wilayah Pekalongan.(JUM/Tim Liputan 6 SCTV) .link vidio mesum download klik sini

Masukan ini dipos pada Februari 5, 2009 060375 dan disimpan pada Uncategorized dengan kaitan (tags) hebohSiswi SMP Magetan Beradegan Mesum, Siswi SMP Magetan Beradegan Mesum, smp mesum. Anda dapat

Otak Rusak karena Pornografi Paling Sulit Disembuhkan

Otak Rusak karena Pornografi Paling Sulit Disembuhkan
JAKARTA – Peringatan keras bagi penghobi tayangan porno. Ahli bedah saraf dari San Antonio, AS, Donald Hilton Jr MD, membeberkan kerusakan otak karena kecanduan pornografi dalam diskusi memahami dahsyatnya kerusakan otak akibat kecanduan pornografi dan narkoba dari tinjauan kesehatan di Departemen Kesehatan kemarin.

Menurut pakar neuro science dari Metodist Speciality and Transplant Hospital San Antonio itu, sejatinya semua kecanduan (adiktif) berpengaruh terhadap kerusakan otak. Misalnya, kecanduan makanan (obesitas), judi, narkoba, maupun pornografi.

Hanya, tingkat kerusakan otak akibat kecanduan pornografi dinilai paling tinggi. Jika dibiarkan, hal itu bisa mengakibatkan penyusutan (pengecilan) otak. Ujung-ujungnya, terjadi kerusakan otak. Permanen dan tidaknya kerusakan tersebut bergantung intervensi medis yang dilakukan.

Hilton menyatakan, penyusutan otak bisa berangsur-angsur kembali normal asalkan dilakukan pengobatan secara intens. Setidaknya dibutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun. Sebab, pada dasarnya, otak terus mengalami regenerasi jaringan. ”Dengan demikian, otak yang mengecil itu bisa kembali lagi. Namun, cepat atau lambatnya pemulihan tersebut bergantung kasus kecanduan yang diderita,” ujarnya.

Kerusakan otak akibat kecanduan makanan (obesitas) maupun drugs cenderung lebih mudah diatasi ketimbang pornografi.

Menurut dia, ada perbedaan antara otak yang sudah kecanduan terhadap sesuatu dan yang tidak. Otak yang telanjur kecanduan memiliki mekanisme kontrol yang kecil terhadap rangsangan. Sebaliknya, otak yang belum kecanduan masih memiliki kontrol yang besar untuk mencegah perintah agar tidak kecanduan. ”Sehingga, masih bisa distop,” cetusnya.

Berdasar hasil penelitian yang dilakukan Hilton bersama istrinya, di antara semua kasus kecanduan, pornografi merupakan salah satu yang tersulit. Bahkan melebihi kecanduan obat. Menurut dia, mayoritas anak maupun remaja mengonsumsi tayangan pornografi dari internet.

Lantaran masukan itu hanya datang satu arah atau tanpa melalui diskusi maupun saringan dari orang tua, anak cenderung menerima informasi tersebut secara mentah. Di AS, 10 persen anak muda mengakses situs pornografi.(kit/nw

Ulas Pasukan Muslim

Pers Asing Kunjungi Jombang

JOMBANG – Satuan Tugas (Satgas) DPC PKB Jombang kedatangan tamu pers asing. Adalah lima kru dari jaringan televisi Al Jazeera versi Bahasa Inggris, yang berkunjung ke Graha Gus Dur, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, kemarin (1/3). Kedatangan mereka untuk membuat film dokumenter tentang Satgas, yang mereka anggap sebagai pasukan Islam siap tempur. Meski hanya berbekal tenaga dalam dan kemampuan silat, mereka mengaku siap diberangkatkan ke Palestina untuk misi kemanusiaan.

Hal inilah yang membuat jaringan televisi yang berbasis di Qatar ini tertarik. ”Kedatangan kami memang untuk mengulas tentang pasukan Satgas,” ungkap Kanthi Koeniger, anggota tim Al Jazeera TV yang juga Produser di British Broadcasting Corporation (BBC) News.

Koeniger menjelaskan, film dokumenter ini adalah salah satu bagian dari acara ”Witness” yang dibintangi oleh Rageh Omaar, 42, muslim kulit hitam asal Southampton, Inggris. Konsep acara ini adalah mengulas tentang Islam itu sendiri. Menurut Koeniger, selama ini citra Islam di dunia sudah bergeser. Yakni dianggap lebih bersifat keras dan radikal. Untuk itu, pihaknya berupaya menelusuri keberadaan pasukan-pasukan Islam sendiri. Salah satunya adalah Satgas DPC PKB Jombang, yang beberapa waktu lalu menyatakan siap diberangkatkan ke Palestina. ”Kami ingin menelisik lebih dalam, bagaimana tipikal pasukan-pasukan Islam di Indonesia ini,” ujar Koeniger.

Sejak pagi hari, kru televisi Al Jazeera ini terus mengambil gambar kegiatan Satgas. Mulai dari istighosah yang dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Syuro DPC PKB, KH Sulton Abdul Hadi, apel siaga, hingga pertarungan tenaga dalam. Nampaknya, pertarungan tenaga dalam menjadi bagian yang paling ditunggu-tunggu oleh tim ini. Setiap pergerakan dalam duel tanpa bersentuhan ini, terus mereka amati. Namun sesekali, kelima kru asal Inggris ini menunjukkan mimik muka heran. ”Terus terang kami merasa tertarik sekaligus heran dengan tenaga dalam yang mereka tunjukkan,” papar Koeniger dibenarkan rekan-rekannya.

Dalam sesi wawancara bersama Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB Jombang, Abdul Halim Iskandar, Rageh Omaar juga terus menanyakan tentang sejauh mana ”kekuatan” para pasukan Satgas ini. Termasuk pertanyaan menarik, apakah Satgas tidak takut ada respon dari Negara barat untuk ”meladeni” keberanian mereka. Namun Halim menjelaskan, kesiapan Satgas untuk diperbantukan ke Palestina, bukanlah untuk berperang. Melainkan untuk misi-misi kemanusiaan, semisal membantu proses evakuasi terhadap korban-korban perang. Tenaga dalam itu, lanjut Halim, bukanlah untuk memberikan perlawanan kepada pasukan Israel, yang notabene bersenjata hi-tech. Namun hanya sekedar untuk melindungi dirinya sendiri, apabila sewaktu-waktu terjadi permasalahan. ”Jadi kami tegaskan kepada mereka, bahwa Satgas tidak pernah punya misi untuk melakukan perlawanan. Tapi hanya untuk melindungi diri,” tegas Halim