Takut Manohara Mati, Ibunya Pingsan di Aula Komnas Perempuan

JAKARTA – Daisy Fajarina, ibunda Manohara Odelia Pinot, model yang diduga diculik putra raja Kelantan, Malaysia, jatuh pingsan. Peristiwa itu terjadi sesaat setelah Daisy memberikan keterangan pers di aula Komnas Perempuan, terkait pengaduan kasus dugaan penculikan dan kekerasan terhadap anaknya ke Komnas Perempuan, di Jakarta, kemarin (23/4).

Daisy mendatangi Komnas Perempuan bersama putri pertamanya, Dewi Sari Asih, dan kuasa hukum keluarga Manohara, Yuri Darmas, sekitar pukul 11.00. Daisy yang mengenakan jilbab dan pakaian serbaputih diterima Komisioner Divisi Pemantuan Arimbi. Sekitar satu jam mereka berbincang.

Kepada Arimbi, Daisy menuturkan kronologi kejadian tersebut. Mulai proses pernikahan Manohara-Fakhry hingga pengambilan paksa Manohara di Arab Saudi. Saat itu mereka memang dibujuk keluarga kerajaan untuk melakukan umrah pada 9 Maret. Saat pulang dari ibadah umrah itulah Manohara diambil paksa dan tak kembali hingga sekarang.

Sekitar pukul 12.00 Daisy dan rombongan keluar dari kantor Komnas. Yuri Darmas mengatakan akan menempuh semua upaya hukum yang mungkin bisa dilakukan untuk mempertemukan Daisy dengan Manohara. Termasuk melapor kepada Komnas Perempuan itu. ”Hak Daisy untuk bertemu Manohara telah dilanggar pihak kerajaan. Bagaimanapun, hubungan kekeluargaan antara Daisy dan Manohara tak bisa putus hanya gara-gara pernikahan mereka,” kata Yuri.

Yuri mengatakan, kliennya telah menempuh semua prosedur standar laporan. Yakni, melapor ke KBRI di Malaysia, Deplu, dan Mabes Polri. Bahkan, saat Manohara diambil paksa di Arab Saudi, Daisy sempat melapor ke KBRI Arab Saudi di Jeddah. Hingga kemarin, belum ada hasil dari semua institusi yang didatangi Daisy.

Karena itu, lanjut Yuri, pihaknya berencana melaporkan kasus tersebut kepada Presiden SBY. Sebab, penyelesaian secara prosedur hukum dan lembaga negara sepertinya tidak membuahkan hasil signifikan. ”Penyelesaiannya harus melalui hubungan diplomatik. Kami meminta presiden untuk mengupayakannya,” tegasnya.

Setelah itu giliran Daisy yang berbicara. Usai menuturkan kronologi pernikahan tersebut, istri Reinier Pinot itu berharap upaya yang dia lakukan tidak terlambat. ”Saya khawatir, karena kasus ini sudah banyak dibuka, mereka malah tidak mau mengembalikan Manohara. Saya harap saya tidak terlambat, kemudian Manohara mati,” ujarnya sambil menitikkan air mata. Wajahnya terlihat semakin pucat.

Usai mengatakan itu, Daisy kemudian bangkit dari kursi. Namun, belum sempat melangkahkan kaki, tubuhnya lemas dan jatuh terjerembap. Daisy pingsan. Beberapa petugas keamanan dan wartawan lantas membopong tubuhnya dan merebahkannya di atas meja.

Alih-alih memberi ruang untuk Daisy bernapas, sejumlah wartawan malah mengerubunginya. Beberapa petugas sempat mencak-mencak. ”Tolong beri ruang. Jangan dikerubungi seperti ini,” ujar salah satu petugas. Wartawan tak menggubris. Akhirnya petugas membawa Daisy ke sebuah ruangan kosong yang lebih longgar. Sekitar setengah jam kemudian Daisy keluar dan pulang

About zee sinon

PEACE AND LONE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s