Satu Tamu Kena Flu Babi, 300 Tamu Dikurung di Hotel Metro Park Hongkong

67109large
HONGKONG – Wabah flu babi membuat warga Meksiko menjadi paria di mana-mana. Nasib itu dialami seorang turis Meksiko di Hongkong Jumat lalu (1/5). Gara-gara dia diketahui terjangkit flu babi, seluruh Hongkong panik. Semua yang menyentuh maupun berbicara dengannya, bahkan seluruh tamu hotel tempat dia menginap, harus diperiksa untuk menjamin tidak tertular penyakit itu. Mereka yang jumlahnya ratusan orang tersebut harus dikurung dan menjalani pengobatan selama seminggu penuh.

Tindakan darurat yang terkesan berlebihan itu dilakukan karena pemerintah Hongkong sudah trauma dengan wabah penyakit pernapasan akut, SARS, pada 2003 yang merenggut banyak nyawa. Apalagi, flu babi telah makan korban di Meksiko dan Amerika Serikat (AS).

Kemarin pagi (2/5), sambil mengenakan jubah putih pengaman mulai ujung kepala sampai kaki, ratusan petugas dikerahkan untuk membersihkan semua meja, lantai, dan jendela kamar Hotel Metro Park. Diduga, di situlah tempat si penderita menginap.

Turis Meksiko yang tidak disebutkan namanya itu mengaku telah melakukan perjalanan dari Meksiko menuju Shanghai, Tiongkok, dengan menumpang pesawat AeroMexico nomor penerbangan AM 98. Selanjutnya, dia bertolak ke Hongkong dengan pesawat China Eastern Airlines bernomor penerbangan MU 505. Pemimpin eksekutif Hongkong, Donald Tsang, mengungkapkan bahwa pasien tersebut mulai menderita demam setelah tiba di Hongkong.

Tsang menyatakan bahwa kejadian itu adalah kasus positif pertama flu babi di Asia Timur. Tak heran petugas medis dikerahkan ke Hotel Metro Park untuk mengarantina para tamu, staf hotel, dan siapa pun yang berada di sana sejak Jumat sore lalu karena berisiko tertular flu babi dari si turis Meksiko. Di luar hotel, polisi berjaga-jaga sambil mengenakan masker.

Jumat malam lalu, lebih dari 20 tamu yang telah mengenakan masker dibawa ke luar hotel dan diantar dengan ambulans untuk menuju rumah sakit. Menurut SK Huang, konsultan Pusat Perlindungan Kesehatan Hongkong, para tamu itu menunjukkan gejala gangguan pernapasan.

Sejak kejadian tersebut, mereka yang masih berada di hotel itu tidak diperbolehkan keluar selama seminggu untuk memastikan bahwa karantina berjalan efektif sekaligus mencegah risiko penularan ke banyak orang. Saat karantina diberlakukan, hotel tersebut dihuni 200 tamu dan 100 staf. Selama masa karantina, mereka diberi obat antivirus tamiflu.

Selain mengarantina para tamu dan staf hotel, pihak berwenang tengah mengusut siapa saja yang pernah bertemu dengan pasien itu. Termasuk sopir taksi yang mengantarnya dari bandara ke hotel.

Sedangkan si turis asal Meksiko yang berusia 25 tahun dan positif mengindap flu babi tersebut sudah diisolasi di sebuah rumah sakit dan dilaporkan berada dalam keadaan stabil.

Bali Waspada

Kabar adanya penderita flu babi di Hongkong membuat penumpang pesawat yang datang langsung dari negeri koloni Inggris itu diperiksa secara khusus di setiap bandara Indonesia. Sementara itu, pesawat yang mereka tumpangi dipisahkan dari yang lain karena dikhawatirkan membawa virus flu babi. “Setelah WHO menetapkan Hongkong juga terjangkit virus flu babi, seluruh penerbangan langsung dari Hongkong diawasi secara khusus,” tutur Dirjen Perhubungan Udara Dephub Herry Bakti di Bandara Ngurah Rai, Bali, kemarin.

Dia mengemukakan bekerja sama dengan kantor kesehatan pelabuhan (KKP) di setiap bandara untuk memeriksa para penumpang yang datang langsung dari Hongkong. Pesawat dan penumpang tersebut dibawa ke area khusus. “Petugas KKP akan masuk ke pesawat dengan menyemprotkan disinfektan dan memeriksa seluruh penumpang, termasuk kru pesawat,” ujarnya.

Pihaknya memberlakukan prosedur tersebut secara ketat, termasuk pejabat dari negara mana pun, terutama yang baru melakukan perjalanan udara dari negara yang terjangkit virus H1N1 tersebut. Aturan itu juga berlaku bagi peserta sidang tahunan Bank Pembangunan Asia (ADB) di Nusa Dua.

GM PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Utama Bandara Ngurah Rai Heru Legowo mengatakan, saat ini ada 14 penerbangan langsung dari Hongkong ke Ngurah Rai dalam satu pekan. “Cathay Pacific dan Garuda, masing-masing sebanyak lima kali penerbangan dalam satu pekan dan Hongkong Express empat kali,” tuturnya. (kit/jpnn/kim)

Iklan

Tag:,

About zee sinon

PEACE AND LONE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s