Kota Atlantis Ditemukan di Karibia?

London-Beratus meter di bawah permukaan Laut Karibia, ada sesuatu yang mengusik para arkeolog yang sedang menjelajah perairan ini. Kamera mengarah pada objek dan hasilnya mencengangkan. Potretnya menampakkan struktur kota kuno yang serupa dengan pulau legendaris filsuf Plato,Atlantis. Para arkeolog–yang tidak bersedia disebutkan namanya– merasa bagaikan menemukan peti harta karun yang selama ini menjadi salah satu target perburuan mereka.

Selain enggan diketahui namanya, mereka pun tidak mau mengungkap lokasi dan kisah pengambilan foto secara terperinci. Mereka cuma menyebutkan lokasi yang terletak di bawah Laut Karibia dan piramida sebagi salah satu struktur bangunan yang tampak. Penemuan ini semakin menambah rasa penasaran untuk menjawab misteri keberadaan Atlantis.

Apakah kota itu benar ada atau hanya sekadar mitos yang diciptakan untuk tujuan tertentu? ”Kota yang hilang”, demikianlah sebutan bagi pulau legendaris kebanggaan Plato ini. Sekitar tahun 350 Sebelum Masehi (SM), filsuf Yunani, Plato menulis kisah Atlantis dalam adegan dialog antara Timaeus dan Critias. Plato menuliskan kalimat deskriptif secara terperinci seperti demikian: pegunungan terletak di utara dan dataran rendah di selatan; rajanya adalah keturunan Dewa Laut, Poseidon; pilar Hercules menghiasi bagian depan pulau; luasnya sama dengan penggabungan Asia dan Libia.

Dituliskan Plato, penduduk Atlantis terus berupaya menyerang untuk merebut Athena. Tapi, Atlantis mengalami kegagalan dan akhirnya tenggelam ke dasar Samudera Atlantik hanya dalam waktu satu malam.Di antara riak ombak dan pasir laut,Atlantis terbenam semakin dalam, hingga tak ada satu pun yang berhasil menemukan lokasi persemayamannya hingga saat ini.

Selama berabad lamanya, Atlantis melegenda dalam kemisteriannya. Para ilmuwan, khususnya arkeolog,melintasi benua demi benua di antara Samudera Atlantik demi menemukan Atlantis. Pada 1997, sekelompok ilmuwan asal Rusia sempat mengklaim bahwa telah menemukan Atlantis, tepat 100 mil dari ujung terluar Rusia.

Pada tahun 2000 misteri Atlantis kembali ramai diperdebatkan, bertepatan dengan penemuan reruntuhan yang diperkirakan pernah menjadi bagian dari Atlantis. Puing-puing ini ditemukan 300 meter di bawah permukaan pantai utara Turki, masih di kawasan Laut Hitam.

Tiga tahun sesudah penemuan puing di Laut Hitam, sejumlah ilmuwan menyelam di dasar Laut Gibraltar untuk meyakinkan diri bahwa teori Plato bukan sekadar mitos namun realitas. Ekspedisi kelautan kali ini dipimpin Profesor Jaqcues Collina-Girard dibantu dua ilmuwan yang pernah memimpin ekspedisi Kapal Titanic. Mengapa Gibraltar? Pemilihan Collina-Girard atas lokasi ekspedisi ini didasarkan pada kombinasi teori geologi dan literatur yang hasilnya merujuk pada Selat Gibraltar.

”Lokasi ini tampak sesuai dengan deskripsi Plato.Ia menyebutkan bahwa Atlantis adalah jalan penghubung terbaik menuju pulau terdekat: dari Atlantis pulalah Anda dapat dengan mudahnya melintas ke benua seberang,” ujar seorang anggota tim ekspedisi, Paul-Henri Nargeolet, kepada BBC. Seorang arsitek asal Amerika Serikat(AS) bahkan tidak mau ketinggalan untuk mengungkap misteri Atlantis. Berbekal sonar, pria ini menjelajah bawah Laut Mediterania yang terletak di antara Siprus dan Siria.

Dua tahun lalu, klaim Rusia digeser ilmuwan Swedia. Mereka menyatakan bahwa Atlantis terkubur di bawah Dogger Bank,Laut Utara.Bersama dengan klaim ini pula, para ilmuwan Swedia turut mengungkap teori baru bahwa Atlantis tenggelam pada Masa Perunggu. Jadi, ada di manakah Atlantis sebenarnya? Kawasan Karibia seperti Kuba, Bahama, dan Segitiga Bermuda diperkirakan menyimpan sejumlah reruntuhan Atlantis.

Khusus untuk Kuba, sejumlah ilmuwan memprediksi bahwa Atlantis menyisakan puingpuingnya di kawasan Pantai Devon dan The Azores. Selain Karibia, kawasan Asia Tenggara yang berdekatan dengan Samudera Pasifik dan Samudera Hindia juga diperkirakan menyimpan reruntuhan Atlantis di dasar lautnya. Dua negara Asia Tenggara yang saling bertetangga, Indonesia dan Malaysia, termasuk dalam daftar negara yang diyakini menyimpan reruntuhan Atlantis.dailymail/rr

Iklan

Tag:

About zee sinon

PEACE AND LONE

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s