Gambar Ular Misterius Muncul Di Lukisan Ratu Elizabeth I

Ular digambarkan sedang melingkar di jari-jari raja Tudor dalam versi asli- tapi kemudian dicat di menit terakhir dan diganti dengan lukisan yang lebih dekoratif berupa seikat mawar.

Karena termakan umur ular itu kembali tampak, dengan jelas di permukaan lukisan. Lukisan ini diciptakan oleh seniman yang tidak dikenal pada tahun 1580-an atau awal 1590-an.

Gambar ini belum dipajang di galeri London sejak 1921 tapi gambar ini akan merupakan bagian dari sebuah pameran yang yang masih dirahasiakan dan Diungkap: The Changing Faces of Elizabeth I, dari 13 Maret – 26 September.

Lukisan sebuah ular kadang-kadang digunakan untuk mencerminkan kearifan, kebijaksanaan dan beralasan penghakiman, tetapi makhluk-makhluk bersisik itu juga dikaitkan dengan pengertian dari setan dan dosa asal.

Galeri menyarankan penghapusan ular mungkin karena ambiguitas lambang.

Menurut pencitraan infra merah mengungkapkan perubahan dalam desain awal.

Sebuah pernyataan dari galeri berkata:”Ular itu terutama hitam tetapi memiliki sisik biru kehijauan dan hampir pasti dicat dari imajinasi.”

Gambar itu mencakup potret wanita lain, yang identitasnya tidak diketahui.

Fotografi sinar-X menunjukkan kepala perempuan tak dikenal itu menghadap ke arah yang berlawanan dan dalam posisi yang lebih tinggi daripada ratu.

Mata dan hidung wajah pertama yang terlihat di mana cat telah hilang dari Elizabeth di dahi.

Galeri foto percaya lukisan yang belum selesai itu oleh pelukis yang berbeda, menunjukkan bagaimana panel abad ke-16 kadang-kadang didaur ulang oleh seniman.

Wanita yang tak dikenal tampaknya telah mengenakan kerudung Prancis, bergaya di 1570-1580-an, menunjukkan bahwa mungkin ada beberapa tahun sebelum panel itu kembali digunakan (didaur ulang) untuk potret Elizabeth, sehingga terlihat dari sinar infra merah lukisan yang sebelumnya berupa wnita Prancis itu.

Harun Pemakan Manusia!

Sumanto si pemakan manusia terulang lagi. Di Batam, Harun (28) lebih keji lagi karena tega membunuh sahabat karibnya hanya untuk memakan jantung, hati dan organ lainnya sebagai syarat memenuhi ilmu hitam yang dipelajarinya.

Harun, tersangka pembunuhan sadis di Legenda Malaka, Kota Batam, beberapa waktu lalu akhirnya tertangkap. Dia mengaku bersalah dan menyesal telah membunuh Fahmi (28), temannya. Bahkan ia mengaku dua kali didatangi arwah Fahmi. “Saya sangat menyesal telah melakukan pembunuhan itu, saya telah membunuh orang dan memakan organ tubuhnya, hanya untuk mendapatkan ilmu gaib. Tetapi nyatanya sampai saat ini tidak ada satu pun ilmu gaib yang saya dapatkan,” ungkap Harun sambil menunduk.

Di Polsek Batam Kota, Minggu (7/3), Harun mengaku didatangi arwah Fahmi saat tidur. “Sudah dua kali saya didatangi arwah Fahmi. Dia selalu memain-main kan kaki saya, telapak kaki saya ini digelitikin hingga geli,” ujarnya.

Harun membunuh rekannya itu pada bulan Oktober 2009 atau empat bulan lalu. Selama kurun waktu itu, Harun menyimpan mayat temannya di sebuah peti dalam kondisi terbungkus plastik.

Kasus ini terungkap setelah aparat Polsekta Batam Kota mendapat laporan warga yang menemukan sesosok mayat dalam peti di sebuah gudang yang biasa ditinggali Harun dan kawan-kawannya sesama pemulung. Berdasarkan hasil visum tim forensik Poltabes Barelang, tidak ada satu pun organ dalam tubuh almarhum Fahmi yang tersisa. Dokter Novi Handayani, anggota Tim Forensik Poltabes Barelang menuturkan, dari visum yang dilakukan jajarannya, terdapat bekas irisan dan retakan di daging dan kepala mayat.

Cara Harun menyayat satu per satu bagian tubuh Fahmi cukup rapi. “Kita menduga, pelaku juga mengambil beberapa tulang iga korbannya. Sebab sewaktu jenazahnya kita temukan, tulang iganya hilang,” tutur Novi.

Dari hasil penelitian sementara, pelaku awalnya membakar tubuh mayat itu sebelum memakannya. Hal itu diketahui dari ditemukannya tanda-tanda pembakaran di sekitar jasad yang mulai mengering itu.

Ilmu kebal

Pria asal Kendal, Jawa Tengah ini tiba di Batam pada 2004. Lima tahun kemudian, ia mengenal Fahmi yang juga sebagai pemulung. Ketertarikan nya untuk mempelajari ilmu hitam sudah diawalinya pada saat masih berada di kampungnya.

Harun sangat ingin menguasai ilmu kebal dan bisa membaca isi hati orang. Dari buku yang ia pelajari, ia akan mendapatkan ilmu kalau sudah memakan organ manusia. Harun juga mempelajari ilmu kelelawar yang bisa membuatnya terbang.

Harun semakin penasaran setelah tinggal bersama bersama korban empat bulan di perumahan Legenda Malaka, karena korban menceritakan kepadanya memiliki ilmu kebal dan bisa hidup lagi setelah empat bulan dikubur dalam tanah. Keinginannya timbul untuk membunuh Fahmi setelah mendapatkan bisikan gaib.

“Saat membunuh Fahmi saya pura-pura membawa nya ke lapangan itu untuk mengintip orang pacaran, Fahmi saya suruh jalan duluan. Setelah sampai di lapangan langsung saya pukul kepalanya pakai balok sebanyak empat kali dari belakang,” ujar Harun.

Setelah ditarik ke dekat peti, ia membelah dada Fahmi menggunakan pisau. “Saat itu juga jantung, hati dan ususnya saya makan mentah-mentah. Baru setelah itu daging kakinya saya bakar dengan kemenyan setiap malam jumat, karena itu syaratnya dari bisikan mahluk gaib yang saya terima,” ujar Harun.

Kapolsek Batam Kota AKP Suka Irawanto mengatakan, tersangka sempat kabur saat akan dibawa ke Polsek. Bahkan Harun akan mempraktikkan ilmu kelelawarnya untuk kabur. Ia mengepal-ngepalkan tangannya seperti kelelawar mengepalkan sayap saat akan terbang. “Karena tidak kunjung bisa terbang tersangka berhasil dibekuk” ujar Suka.

Suka mengatakan, saat penemuan mayat itu hanya Harun yang tidak ada ketika itu. Karena setelah melakukan pembunuhan itu ia pindah tempat tinggal ke daerah ruli depan SMP 12. Namun setiap malam Jumat ia datang untuk melakukan meditasi dan membakar daging kaki mayat itu dengan campuran kemenyan dekat peti mayat tersebut.

Sehari setelah penemuan mayat itu tersangka datang karena dipanggil oleh warga sekitar. Awalnya tersangka mengaku tidak mengetahui siapa identitas mayat tersebut. “Dari pagi saya bujuk dia supaya menceritakan siapa sebenarnya identitas mayat tersebut, tersangka tetap mengaku tidak tahu. Namun setelah saya melakukan pendekatan dan berbicara dari hati-kehati dalam kamar rumah tempat tinggalnya itu, baru tersangka mulai berbicara,” ujarnya.

Awalnya Harun mengaku menemukan mayat tersebut dua minggu sebelumnya. Namun karena takut menjadi saksi nantinya, tersangka mengaku lebih baik diam saja. Menurut Suka, karena tersangka sudah mulai agak terbuka, dia sengaja membiarkan Harun jalan-jalan disekitar TKP. “Saya sengaja tidak memperbolehkan anggota memegang tersangka saat itu, namun saya hanya perintahkan untuk mengawasinya. Itu trik saya supaya dia kabur saat akan dibawa ke kantor polisi. Saat kita cuekin itu lah dia berusaha kabur, saat dia kabur itu lah saya langsung mengejarnya. Pertama kabur itu larinya sangat kencang, baru saat dia akan mempraktikkan ilmu kelelawarnya akan terbang, larinya mulai lambat dan langsung saya tangkap lehernya,” ungkap Suka.

Mengejutkan

Kasus pembunuhan sadis ini mengejutkan kawan-kawan Harun, di samping Perumahan Legenda Malaka, Batam. Betapa tidak, Harun yang selama ini dikenal sebagai pria pendiam, santun dan rajin beribadah berubah menjadi pelaku kriminalitas yang dikenal paling sadis di Batam.

Gondrong, tetangga Harun mengatakan, keseharian pria asal Jawa Tengah ini tidak ada yang aneh. Sebagai warga baru dikampungnya, Harun dikenal rajin dan baik. Dia tidak memandang teman dari manapun baik itu perilaku teman itu baik ataupun buruk. Asal tidak saling mengganggu, akan ia jadikan teman.

“Saya nggak nyangka Harun setega itu. Dia tuh anaknya pendiam, dia nggak banyak ngomong kalau nggak ditanya. Makanya banyak yang kenal siapa Harun disekitar sini. Dia tiap hari ikut pak Hanim bersih-bersih kaleng bekas. Kerjaannya tiap hari ya gitu, nggak ada dia kerja di luar sana,” ujar Gondrong.

Pengakuan serupa disampaikan Harnim majikan Harun. Dia mengaku tidak pernah mendengar tingkah laku yang aneh dari anak buahnya ini. Harun adalah pria yang santun baik pada dirinya maupun pada Nurmalah (40) istrinya. Begitu juga saat Harnim hendak pulang kampung ke Medan, tidak ada yang mencurigakan.

“Saya tidak terlalu sering kumpul sama anak-anak muda di sana. Rumah saya jauh dari tempat itu. Tapi setiap hari saya datang ke gudang. Namanya anak muda kadang mereka sering minum-minum. Tapi saya tidak pernah melihat Harun ikut minum. Kalau Fahmi saya sering melihat. Itulah kenapa saya nggak percaya kalau dia tega membunuh Fahmi,” ujar Harnum.

Lima bulan Harun bekerja ditempatnya. Waktu pertama kali datang Harun tidak mempunyai pekerjaan. Inilah yang membuat Harnim iba, pria tua ini mengiyakan ketika Harun ingin membantu di gudang miliknya. “Dia katanya punya istri dan anak. Istrinya sekarang bekerja di Malaysia. Dia nggak pernah jadi tukang bangunan, apalagi satu pekerjaan dengan Fahmi. Dia pernah kerja galangan di Tanjunguncang, ” ujar Harnim.

Karena itu, Harnim mengaku terkejut ketika mendengar kabar kalau di lokasi belakang kamar Harun ditemukan mayat. Mayat itu ditemukan oleh Sudiono saat mencari telur angsa. Dari dalam kotak kayu yang ditutup kardus, tubuh Fahmi tergeletak dengan kondisi tubuh yang tidak utuh lagi. Harnim tidak berpikiran kalau anak buahnya lah dalang pembunuhan semua itu.

Begitu juga saat Harnim menanyakan kepada Harun, pria asal Jawa Tengah ini hanya terdiam dan tidak pernah mengaku melakukan pembunuhan sesadis itu. Sama seperti warga lainnya, Harun juga melihat penemuan mayat oleh Sudarno ini. “Saya dikasih tahu sama polisi kalau mayat itu adalah Fahmi, saya langsung mengucap astafirullah mayat itu si Fahmi,” ujar Harnim.

Harnim sontak saja terkejut ketika polisi menangkap Harun. Sebagai anak buahnya Harnim ikut dipanggil menjadi saksi dalam kasus pembunuhan ini. “Saya nggak habis pikir kenapa Harun setega itu. Kenapa harus Fahmi yang ia bunuh, mereka tuh sama-sama kenal,” ujarnya. Tribunjabar/tWarta Kota/tribun batam

Sindikat Penjual Pria Macho Dibongkar(GIGOLO)

Kota Surabaya terbukti bukan hanya surga bagi pria hidung belang. Perempuan bergaya hidup bebas juga dengan mudah menemukan laki-laki macho.

Sindikat perdagangan pria untuk dijadikan pelayan seks atau gigolo banyak ditemukan di Surabaya. Salah satunya adalah jaringan gigolo yang dibongkar petugas Satreskrim Polres KP3 Tanjung Perak.

Dua orang sebagai mucikari diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, Sabtu (27/2). Pada 2007 silam, anggota Polwiltabes Surabaya juga menggerebek jaringan gigolo dan seorang germo di salah satu hotel di Jalan Pasar Kembang, Surabaya.

Anggota Polres KP3 Tanjung Perak mengamankan Akhmad Sidik Bin Edeng Alias Ujang, 35, dan Agus Harianto alias Andi, 38, keduanya asal Sukun Malang. Polisi juga menyita lima buah HP, sejumlah kondom, nota sewa kamar hotel di kawasan Tanjung Perak, uang tunai Rp 500.000 serta sebuah mobil Daihatsu Taruna L 1320 CA. “Kedua tersangka ini sudah lima tahun menjalani profesi sebagai mucikari untuk menyediakan gigolo,” jelas AKBP Widodo, Kapolres KP3 Tanjung Perak, Sabtu (27/2).

Dalam menyediakan layanan pemuas nafsu, kedua tersangka merekrut para gigolo melalui relasi selain memasang iklan di koran. Agar tidak mudah terendus, sindikat ini menyewa sejumlah kamar pada sebuah hotel di kawasan Jl Pasar Kembang.

Biasanya mereka membuka tiga kamar, satu kamar dijadikan sebagai tempat penampungan gigolo, satu kamar lagi dipakai mucikari untuk merekrut dan mendistribusikan gigolo dan satu kamar lainnya disiapkan jika ada tamu yang ingin langsung short time di hotel itu.

Namun sindikat ini juga bisa melayani panggilan di luar hotel markas mereka, termasuk memuaskan nafsu sesama laki-laki. “Mereka juga tidak menolak jika ada tamu yang booking di luar hotel yang telah disediakan.

Sindikat ini juga siap melayani para ABK yang berada di atas kapal,” tambah AKP Setyo K Heriyatno, Kasatreskrim Polres KP3 Tanjung Perak. Sindikat ini terungkap setelah polisi menyaru sebagai pemesan pria macho. “Kita pesan yang berkulit hitam dua orang, agar dikirim ke hotel di kawasan Tanjung Perak,” kata salah seorang penyidik.

Setelah tawar-menawar harga, tersangka Agus yang mendapat order menghubungi Akhmad Sidik untuk menyiapkan dua orang. Selanjutnya mucikari ini mengantarkan gigolo kepada pemesan di hotel yang disepakati. Saat itulah petugas yang sudah berada di tempat langsung menyergap.

Dari pemeriksaan polisi menemukan lima pria macho yang sedang berada di penampungan. Kelima orang dengan usia 25-32 tahun ini adalah anak buah Agus dan Akhmad dan siap melayani pelanggan. Mereka bukan hanya datang dari Surabaya tapi juga dari daerah lain, seperti Tasikmalaya dan Semarang. Untuk sekali kencan baik melayani pria atau wanita sindikat ini memasang tarif Rp 250.000. Dari uang tersebut, Andi mendapatkan keuntungan Rp 50.000, sedangkan Akhmad Rp 75.000. Sisa Rp 125.000 diterima sang gigolo.

Polisi menjerat dua orang mucikari ini dengan Pasal 2 UU RI No 21 /2007 tentang pemberantasan tindak pidana penjualan orang, dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp 600 juta. Sedang kelima orang gigolo yang diperiksa, hanya menjadi saksi.

Penelusuran Surya beberapa waktu lalu, selain Surabaya, sindikat gigolo juga merambah Malang, Kediri, dan Madiun. Gigolo berusia sekitar 20-25 tahun biasanya terbagi dalam dua kelompok.

Kelompok pertama terorganisasi dan gerakannya diatur germo atau biasa disebut GM, sementara kelompok kedua bergerak sendiri mencari targetnya. Gigolo yang terorganisasi lebih rapi dan tertutup lantaran klien mereka adalah pengusaha wanita terkemuka yang dikenal masyarakat, istri-istri muda, dan istri simpanan pejabat yang sehari-hari diawasi pengawal pribadi.

Kelompok gigolo yang bergerak sendiri biasanya menawarkan diri secara terbuka lewat iklan-iklan di surat kabar. Mereka berusaha menarik perhatian konsumen dengan kalimat vulgar, misalnya: “Wahyu Massa, refleksi cakep dewasa panggilan hubungi 0813320xxxx”, atau “Jaka Massage, tampan BB face, ramah, macho, big & long servis all “.

Meski jaringan gigolo sangat tertutup, tidak jarang mereka nongkrong di satu tempat untuk ‘tebar pesona’. Para gigolo biasanya memanfaatkan pusat-pusat keramaian, seperti restoran cepat saji di plasa-plasa di pusat kota. iit

Demonstran Anti-Islam di Edinburgh Besar Mulut

Entah hilang ke mana kegarangan hooligan fasis yang sesumbar menentang Islam. Demonstrasi mereka Ahad lalu sepi-sepi saja. Ratusan polisi bersiaga pada hari Ahad lalu, mengantisipasi kerusuhan pada demonstrasi antiislam oleh Scottish Defense League (SDL), yang katanya akan dilakukan secara besar-besaran di kota Edinburgh.

Kekhawatiran banyak pihak rupanya tidak terbukti. Karena ternyata para pendukung SDL yang hadir dalam demonstrasi tersebut hanya sekitar 40 orang saja. Dan para hooligan fasis itu kebanyakan hanya berkumpul di sebuah pub yang terletak di Jalan Royal Mile selama beberapa jam. Meskipun demikian, lima orang ditangkap karena dianggap mengganggu ketertiban umum.

Sementara sebagian besar orang dari kelompok SDL tidak mau memberikan komentar kepada pers, karena takut dikutip secara salah. Di antara mereka ada yang mengatakan bahwa SDL mengharapkan kedatangan pendukung dalam jumlah yang banyak.

“Ada orang yang berasal dari Leeds, Stockport, Wolverhampton, London, dan dari mana-mana. Di sini akan berkumpul 3.000 orang,” kata seorang anggota English Defense League, sebuah kelompok anti-Muslim.

“Kami datang dari mana-mana–Spanyol, Gibraltar, Bulgaria,” tambahnya.

Kelompok SDL memajang spanduk bertuliskan “Say no to fundamentalist Muslims.” Kemudian bereka juga secara bersahutan meneriakkan seruan anti-Islam, seperti, “Kami ingin negeri kami kembali,” atau “Muslim membom jalan-jalan kita.”

Mereka boleh saja besar mulut, tapi kenyataannya hanya beberapa puluh orang saja pendukungnya yang datang.

Mungkin sadar dengan kekuatan yang hanya seujung jari, mereka tidak berupaya menerobos polisi yang membentuk barisan berlapis-lapis, seperti yang biasa mereka lakukan.

Sebagaimana dilaporkan oleh Scotsman, kebanyakan dari mereka hanya duduk dan minum-minum di pub, hingga sebuah bis tingkat membawa mereka pergi meninggalkan pusat kota pada pukul 4 petang.

Suasana yang berbeda ditemui dalam kerumuman demonstrasi tandingan oleh Scotland United. Sekitar 2.000 orang berkumpul di Princes Street Gardens, yang berjarak setengah mil dari lokasi demonstrasi SDL. Meskipun berhasil mengumpulkan ribuan orang–terdiri dari para politisi, anggota parlemen, aktivis Muslim, aktivis gereja, serikat kerja dan perdagangan–aksi mereka berlangsung dengan damai.

Kenny MacAskill, Sekretaris Kabinet Urusan Kehakiman, yang turut serta dalam rombongan Scotland United mengatakan, “Hari ini adalah hari untuk menunjukkan sikap melawan siapa saja yang ingin berusaha memecahbelah, dan mengatakan bahwa pandangan mereka tidak dapat diterima.”

Osama Saeed dari Scottish Islamic Foundation dan seorang kandidat dari SNP untuk wilayah Glasgow pusat, mengatakan bahwa demonstrasi kemarin merupakan “penghinaan lebih lanjut” bagi SDL.

“Mereka hanya beraksi sepuluh menit di bawah kucuran air hujan bulan Nopember lalu di Glasgow. Dan hari ini bahkan mereka tidak mendapatkan apa-apa,” ujar Saeed. [di/sm/www.hidayatullah.com

Ratzon, Punya 17 Istri dan 37 Anak

Tel Aviv- Goel Ratzon mampu membuat 17 wanita bertekuk lutut kepadanya. Mereka menyuapi, merawat, dan juga menyerahkan semua uang yang didapat dan diberikan kepada pria berusia 60 tahun tersebut dan rela hidup berdesak-desakan dalam apartemen kumuh di wilayah Tel Aviv.

Para wanita menato nama dan wajah pria itu di tubuh mereka, anak-anak mereka pun diberi nama Savior (juru selamat). Menurut keterangan polisi, lelaki tua itu juga membuahi beberapa anaknya.

Namun kakek itu kini mendekam di penjara Tel Aviv. Pria yang nama depannya dalam Bahasa Ibrani berarti ’Savior’, dituduh memperbudak 17 wanita dan 37 anak-anak dengan menjadikan mereka seperti selir.

Ratzon yang hidup bak raja selama dua dekade itu, tidak merasa telah melakukan hal yang salah.

Dugaan kejahatan dan gaya hidup yang tidak lazim itu, telah mengundang perhatian warga Israel dan menjadi perbincangan di suratkabar, serta ramai dalam acara talk show.

Hingga kini pihak berwenang setempat masih mengkaji dengan cara membandingkan antara Ratzon dengan pemimpin sekte, seperti Jim Jones. Jim Jones yang beraliran Messianic, pernah membuat ratusan pengikutnya melakukan bunuh diri massal di Jonestown, Guyana pada 1978. Namun Ratzon tidak membuat aliran apapun.

“Saya bukanlah Messianic. Saya bukan juru selamat mereka. Saya hanya berlaku baik bagi mereka,” ujar Ratzon, dalam sebuah wawancara di sebuah televisi Israel tahun lalu.

Akan tetapi, polisi mengatakan, para wanita itu menyembahnya saat anak-anak mereka berada di sekolah. Anak-anak takut akan disakiti sang Ayah, jika berada di rumah pada saat itu.

Menurut keterangan polisi, pengacara, dan beberapa wanita, Ratzon terus mengawasi ’keluarga besarnya’ melalui kamera CCTV. Ratzon juga menghukum mereka jika melanggar peraturan, termasuk menggunakan pakaian serta menggunakan telepon.

Dalam sebuah dokumenter yang ditayangkan oleh sebuah stasiun televisi menyatakan, para wanita itu tertarik pada Ratzon karena ia ’sempurna’ dan memiliki ’semua yang wanita butuhkan’.

Tetapi Asher Wizman, seorang penyidik swasta menyatakan, bahwa Ratzon mengincar para wanita muda yang bermasalah.

Beberapa dari wanitanya mengundang adik, kakak, sepupu dan temannya untuk bergabung. “Ratzon pun biasanya mencari mangsanya di dua mall wilayah Tel Aviv,” ujar Wizman.

Dia mengatakan, penyidik swasta yang ia kirimkan menyusup ke dalam rumahnya. Kala itu keadaannya tengah memanas. “Lalu Ratzon menatap mata para wanita selama 90 detik, dan kemudian wanita tersebut merasakan dirinya kehilangan kontrol. Itu seperti halnya hipnotis,” ujarnya.

Penyidik yang ditugaskan selama satu bulan bersama klan tersebut melaporkan, bahwasanya para wanita itu berpandangan bahwa Ratzon seperti tuhan dan menjadi suatu kehormatan untuk menghabiskan malam bersamanya.kgr/tvr

Antisipasi Maraknya Cyber Crime, Polri Gandeng Google dan Facebook

Kepolisian Republik Indonesia (Polri), bekerjasama dengan berbagai perusahaan information technology guna mengantisipasi maraknya aneka kejahatan dunia maya (Cyber Crime). Satu diantara perusahaan yang dijadikan mitra kerjasama adalah facebook.

“Kami beKerjasama dengan perusahaan informasi teknologi, seperti microsoft, google, facebook, yahoo dan sebagainya,” ujar Kapolri, Jenderal Bambang Hendarso Danuri, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi III DPR, Selasa (23/2/2010), menanggapi pertanyaan Komisi III DPR terkait penanganan dan pencegahan kejahatan cyber crime.

Polri juga akan menjalin kerjasama dengan Departemen Komunikasi dan Informasi, provider telekomunikasi, pengusaha warnet dan akademisi untuk mengantisipasi kejahatan tersebut.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam penanganan sejumlah kasus Cyber crime akan dilakukan Polri dengan mengutus sejumlah penyidik untuk mengikuti pendidikan penyidikan kasus cyber crime.

“Coaching clinic, seminar, focus group discussion itu akan kita lakukan,” ujarnya. Selain itu Polri akan melengkapi sarana dan prasarana serta anggaran yang memadai untuk menunjang kegiatan penanganan dan pencegahan itu.

“Kami juga akan menjalin kerjasama dengan internasional yang bersifat antar negara dan antar institusi kepolisian serta memanfaatkan ekstradisi dan mutual legal assistance disamping penyelidikan melalui internet patrol,” tandasnya.

Si Cantik Selly Yustiawati dan Aksi Tipu di Facebook

Wajahnya lumayan cantik. Kalau memburu mangsa ia berlagak sopan. Itulah Selly Yustiawati, penipu cantik yang selalu lolos sejak 2006. Ia sering memakai Facebook untuk mencari mangsa.

Dulu, Selly selalu keluar masuk sebuah perusahaan. Targetnya adalah para karyawan dengan modus menawarkan bisnis pulsa murah atau butuh uang karena kepepet. Dengan bujuk rayu dan wajah cantik, korban pun berjatuhan. Sejak menipu karyawan Hotel Gran Mahakam dan Kompas Gramedia pada 2009, belum ketahuan lagi perusahaan lain yang ditipu Selly. Korban baru yang berjatuhan malah melalui jaringan pertemanan Facebook.

Seperti dikisahkan NB, keluarga mereka ditipu Rp 4,6 juta. Tidak besar
memang, namun mengingat pelaku adalah Selly, kemungkinan masih banyak lagi keluarga lain yang ditipu dengan cara yang sama. Keluarga NB kenal dengan Selly lewat Facebook.selengkapnya si cantik sely penipu ulung

Acara Nikah Siri Dilempari Batu

Warga Dusun Pilangsari, Desa/ Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, menggagalkan pernikahan siri seorang janda, Utami, 45, warga setempat, dengan kekasihnya yang sudah beristri, Supardi, 55, warga tetangga desa tapi asal Malang.

Penggagalan oleh warga itu dilakukan saat prosesi kawin siri berlangsung di rumah mempelai wanita, Jumat (19/2) malam. Tentu saja para tetangga dekat Utami yang diundang untuk menyaksikan prosesi pernikahan siri tersebut langsung berhamburan dan prosesi pun urung dilangsungkan.

Sebab, rumah mempelai wanita juga dilempari warga dengan batu. Tidak cukup dengan menggagalkan perkawinan siri antara Utami dan Supardi, esok paginya, Sabtu (20/2), warga ramai-ramai melaporkan pernikahan siri Utami-Supardi ke polisi. Ikut dilaporkan pula Suud, seorang ustad dari desa tetangga.

Mereka bertiga dituding melanggar peraturan desa setempat yang disebut warga uger-uger. Menurut penuturan warga, sebelumnya Utami telah mengundang sejumlah tetangga dekatnya untuk menyaksikan prosesi pernikahan siri antara dirinya dengan Supardi.

Sedangkan yang menikahkan adalah Suud. Karena informasinya tersebar, rencana kawin siri Utami (janda beranak dua) akhirnya didengar perangkat desa setempat. Awalnya, perangkat desa mencoba memperingatkannya.

“Kami sudah memperingatkan agar dia mengurungkan rencana pernikahannya secara siri itu. Sebab, nikah siri di Dusun Pilangsari dilarang dan sudah ada uger-uger atau peraturannya. Larangan nikah siri di tempat kami tersebut tidak ada kaitannya dengan RUU nikah siri yang lagi ramai dibicarakan belakangan ini.

Uger-uger tersebut dibuat karena dusun kami sering dijadikan tempat untuk melangsungkan nikah siri orang luar,” kata Johan, perangkat Dusun Pilangsari. Di Dusun Pilangsari, sebelum maraknya berita tentang adanya Rancangan Undang-Undang (RUu) mengenai pemidanaan nikah siri, seringkali dijumpai di sana acara pernikahan siri.

Tapi, yang paling kerap melangsungkan pernikahan itu justru warga dari luar dusun tersebut. Akibatnya memunculkan kesan negatif terhadap Dusun Pilangsari, yang dianggap sebagai dusun yang menggampangkan nikah siri. Dikhawatirkan, warga dari luar dusun hanya menjadikan nikah siri mereka sebagai kedok untuk maksud yang menyimpang dari tujuan mulia pernikahan. Karena itu, warga terutama para tetua dan tokoh masyarakat setempat merasa resah.

Dari situ kemudian warga menyepakati peraturan bersama yang mereka sebut dengan uger-uger. Dalam uger-uger dinyatakan, warga dalam maupun luar Dusun Pilangsari dilarang menikah siri dengan alasan apapun. Bila dilanggar dan ketahuan, para pelaku akan didenda sebesar Rp 5 juta, baik yang pria maupun wanita.

Akibat lemparan batu warga saat proses pernikahan siri itu, atap rumah Utami terkena dampaknya. Beruntung pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan nikah siri tersebut selamat dari amukan massa. Mereka dengan cepat melarikan diri dan mengungsi ke rumah saudaranya sebelum warga berdatangan.

Namun, pernikahan mereka terpaksa diurungkan. “Warga kecewa, mereka kok tetap melangsungkan nikah siri meskipun sudah diperingatkan oleh perangkat desa. Makanya warga terpaksa menggagalkannya,” terang Suharto, salah seorang warga setempat. Sementara itu, Kapolsek Beji, AKP Sayudi menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyelesaikan masalah ini secepatnya. Caranya dengan mempertemukan warga dengan kedua calon pelaku nikah siri.

Kapolsek juga meminta warga untuk mengedepankan akal jernih. “Untuk mempertemukan kedua korban bersama warga tersebut, tentu saja dengan melibatkan para tokoh ulama serta pejabat dari lingkungan Kantor Kementerian Agama dan KUA setempat. Supaya masalahnya segera bisa terselesaikan,” tandas AKP Sayudi. kur

Prostitusi Lewat Internet Terbongkar

SATUAN Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya membongkar prostitusi yang menggunakan jaringan internet untuk bertransaksi dan menangkap satu tersangka.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin (15/2), menjelaskan, tersangka bernama YD (33) diduga mengelola prostitusi di laman www.deliveryjakarta.com dan laman pribadi www.deddymanagement.multiply.com.

Di kedua laman itu, tersangka menawarkan wanita pangggilan dengan tarif antara Rp 5 juta hingga Rp 20 juta, tergantung kepada perundingan antara tersangka dengan calon pelanggan.

Tersangka juga mengaku menyediakan wanita yang masih remaja dengan tarif lebih tinggi dibandingkan dengan tarif wanita lain.

“Tersangka mengaku sudah setahun menjalani bisnis ilegal ini. Namun itu masih sebatas pengakuan saja dan masih perlu dibuktikan lagi sudah berapa lama dia sebenarnya mengelola “bisnis” itu,” kata Boy.

Untuk menjaring pelanggan, tersangka memajang foto-foto wanita yang ditawarkan di kedua laman itu.

Calon pelanggan yang tertarik dengan salah satu foto lalu menghubungi tersangka dengan telepon yang tertera di dalam laman itu.

Lewat kontak telepon itulah, transaksi ilegal ini berlangsung.

Untuk menjalankan aksi ini, tersangka menggunakan satu rumah di Jakarta Selatan yang digunakan untuk menampung wanita yang dijajakan.

Barang bukti yang disita antara lain dua lembar slip pembayaran, dua lembar handuk, satu lembar selimut, satu potong pakaian dan satu alat kontrasepsi.

Tersangka dijerat dengan pasal 506 KUHP tentang prostitusi. Ant/apr/warta kota

Gak Mau Kalah, Tukang Becak Cari Pelanggan via Facebook

Yogyakarta – SURYA- Seorang tukang becak di Yogyakarta memanfaatkan situs jejaring sosial Facebook untuk mendapatkan pelanggan, terutama wisatawan asing.

Bermodalkan sebuah ponsel berfitur cukup canggih, Haryadi kerap ber-Facebook ria sambil menunggu penumpang. Tak hanya demi keuntungan, ia mengaku dapat belajar bahasa Inggris dari beberapa turis asing yang menggunakan jasanya.

Langganan Haryadi yang lulusan SMA ini terus bertambah dari hari ke hari. Hampir setiap wisatawan yang ingin menikmati indahnya Yogyakarta mencari dirinya. Selain menawarkan jasa becak, Haryadi juga menjual kain batik yang menjadi ciri khas Kota Gudeg.

Dari usaha menarik becak dan menggunakan Facebook, Haryadi mengungkapkan hidupnya menjadi lebih baik. Ia bahkan sudah memiliki sebuah rumah pemberian wisatawan Inggris yang dikenalnya lewat Facebook.

Di rumah itu, pria yang kini mempunyai 888 teman di Facebook itu membesarkan anaknya setelah sang istri meninggal dunia pascagempa yang melanda Yogyakarta beberapa tahun silam. luc/Liputan6/warta kota

Dubes Arab Batalkan Pernikahan Gara-gara Calon Istri Berjenggot

Seorang duta besar (dubes) Arab membatalkan pernikahannya setelah mengetahui kalau calon istrinya ternyata punya jenggot dan bermata juling! Selama ini wajah wanita itu selalu tertutup cadar.

Demikian seperti diberitakan media Arab berbahasa Inggris, Gulf News dan dilansir kantor berita AFP, Kamis (11/2/2010).

Sebelumnya diplomat Arab tersebut cuma beberapa kali bertemu dengan calon istrinya itu. Dan tiap kali pertemuan, sang wanita selalu menutupi wajahnya dengan cadar.

Setelah pasangan itu menandatangani kontrak pernikahan, sang dubes mencoba mencium mempelai wanita. Saat itulah, pria yang dirahasiakan identitasnya itu mengetahui kalau wanita itu memiliki jenggot dan bermata juling.

Melihat kenyataan itu, sang dubes pun menuntut pembatalan kontrak pernikahan. Dia juga menuntut ganti rugi sebesat 500 ribu dirham (sekitar Rp 1,2 miliar) atas perhiasan, pakaian dan barang-barang lainnya yang telah diberikan untuk wanita tersebut.

Dalam persidangan di pengadilan syariah di Uni Emirat Arab, dubes tersebut mengaku telah ditipu dengan pernikahan tersebut. Sebab selama ini ibu wanita tersebut telah memperlihatkan foto saudara perempuan calon istrinya, bukannya foto wanita itu sendiri.

Pengadilan memang mengabulkan permohonan sang dubes untuk membatalkan pernikahan tersebut. Namun pengadilan menolak tuntutan kompensasi yang diajukannya

Remaja Putri Hilang Bersama Teman Facebook

TANGERANG – Ini peringatan untuk orang tua agar memantau anaknya yang bergabung dalam jejaring sosial populer di internet Facebook (FB). Remaja putri 14 tahun bernama Marietta Nova Triani menghilang sejak Sabtu lalu (6/2), saat berkunjung ke rumah kerabatnya di Bumi Serpong Indah, Tangerang Selatan. Gadis asal Sidoarjo, Jawa Timur, itu diduga pergi bersama kenalannya lewat FB, Ari Power.

Kejadian berawal ketika Nova beserta kedua orang tuanya menghadiri resepsi pernikahan kerabat mereka di Serpong. Sejak tiba di Serpong, Nova bertingkah laku aneh. “Dia sepertinya ingin menemui teman yang dikenalnya lewat Facebook, yang tinggal di Tangerang,” kata kerabatnya.

Ayah Nova, Heri Kristiono, menjelaskan bahwa sehari sebelum menghilang, putrinya terlihat asyik berkirim pesan dengan Ari. “Kakaknya bilang, dia (Nova) berkenalan lewat Facebook dengan seorang laki-laki. Katanya, mereka mau ketemuan di Tanah Kusir,” papar Heri ketika dikonfirmasi.

Sejak itu Nova tiba-tiba menghilang. Dia diduga membawa tas berisi pakaiannya. Keluarganya menduga, ada yang menjemput Nova saat keluarga sibuk mengurusi pesta. “Sejak pukul 19.00 sudah nggak ada,” tambah Heri.

Keluarganya pun mencoba meneliti akun FB Nova. Dari situ diketahui, hubungan Nova dengan Ari memang sudah jauh. Ari bahkan menuliskan statusnya sebagai suami Nova. “Di statusnya, Ari menulis menikah dengan Nova,” ungkap Heri.

Dari FB itu juga diketahui, Ari mengajak Nova bertemu. Kesempatan tersebut muncul saat Nova dan keluarganya ke Tangerang pekan lalu.

Kapolsek Serpong Ajun Komisaris Budi Hermanto membenarkan adanya laporan tentang orang hilang. “Bukan penculikan,” tegasnya. Laporan itu diterima kemarin. “Mereka cuma bawa foto dan minta disebar karena anaknya hilang. Itu saja,” imbuh Heri.

Saat ini, lanjut dia, personel Polsek Serpong menyebar foto Nova ke seluruh tempat umum di sekitar kawasan Tangerang. “Kami pasang mulai di mal, terminal, dan tempat umum lainnya,” terang Budi. (aen/jpnn/ruk)

Facebook Berumur 7 Tahun, Tampil Baru

Memasuki usianya yang ketujuh tahun, Facebook memberikan kejutan kepada para penggunanya dengan perubahan tampilan. Facebook mengatakan, desain baru menyediakan navigasi yang lebih enak untuk melihat-lihat hal baru.

“Hari ini (Jumat 5/2 WIB–Red), kami mulai melakukan perubahan navigasi terbaru untuk membantu Anda menemukan apa yang dicari di Facebook. Sekarang dari kiri atas menu Anda bisa dengan cepat mendapatkan yang paling baru dan penting,” ujar Jing Chen, insinyur Facebook, dalam blog perusahaan, Jumat (5/2/2010).

Peringatan di atas

Ia menjelaskan tiga perubahan utama navigasi baru ini. Pertama, navigasi yang baru memastikan pengguna selalu update dari baris teratas.

“Jika Anda menerima notification Facebook, misalnya, seseorang menulis di Wall atau nge-tag foto, Anda akan melihat tombol berwarna merah di pojok kiri atas dekat kotak pencarian,” jelas Jing Chen. Jika di-klik akan muncul Drop Down Menu.

Sementara itu, link ke halaman profil akan diletakkan di kanan atas menjadi satu dengan menu Account. Termasuk di dalamnya fitur untuk mengatur privasi dan log out.

Menu konten di kiri

Perubahan kedua, semua konten kini bisa diakses melalui menu terurut di bagian paling kiri. Jika pengguna biasa menggunakan sistem folder di komputer Windows, pola seperti ini sangat membantu karena familiar.

“Menu di kiri dikumpulkan agar mempermudah Anda berkomunikasi dan menemukan konten dari teman. Anda kini bisa mengakses pesan dan fitur utama lainnya dari satu tempat, dari sebelah kiri News Feed,” urai Chen.

Dari menu foto, pengguna dapat melihat daftar foto terbaru teman-temannya. Dari menu kegiatan bisa melihat agenda yang akan datang. Dari menu teman bisa mencari teman, perubahan profil yang dilakukan teman, dan melakukan filter News Feed.

Berbagi info “game” dan aplikasi

“Kami juga membuat kali ini lebih mudah bagi Anda untuk menemukan dan berinteraksi dengan aplikasi dan menemukan yang baru melalui menu Applications and Games,” tulis Chen.

Menu tersebut akan memperlihatkan game-game yang dimainkan pengguna Facebook, game-game yang sedang dimainkan teman. Aplikasi favorit juga bisa dipilih agar muncul di menu kiri sehingga lebih mudah diakses.

Jika tak ingin apa yang Anda lakukan diketahui semua orang atau teman, semuanya bisa diatur melalui Privacy Setting. Kalau masih bingung dengan desain baru, Facebook menyediakan Site Tour. kcm

Selingkuhan John Terry Tiduri 5 Pemain Chelsea

London-selingkuhan John Terry yang tak lain mantan pacar Wayne Bridge, Vanessa Perroncel, memang wanita petualang. Dia sangat gemar memacari para pemain bola. Bahkan, dia sudah tidur dengan lima pemain Chelsea, termasuk Terry.

Sebuah sumber yang dekat dengan Vanessa mengatakan kepada Sun, “Dia tak ubahnya wanita Chelsea. Wayne Bridge tahu dia salah satu dari pemain Chelsea yang pernah memacarinya. Vanessa selalu memiliki sesuatu dengan para pemain sepak bola. Dia memang bercita-cita menjadi pacar atau istri pemain bola. Setiap afair, dia wanita satu-satunya”

“Ketika dia punya hubungan dengan John Terry, itu merupakan pemain Chelsea kelima yang pernah dia kencani,” tambah sumber tersebut.

Sebelum Terry dan Bridge, pemain Chelsea yang pernah kencan dengannya adalah Eidur Gudjohnsen, Adrian Mutu dan pemain kelima Chelsea lainnya yang masih misteri. Artinya, sudah ada lima pemain Chelsea yang dia kencani.

Istri Terry, Toni, sangat terpukul atas kasus perselingkuhan suaminya. Apalagi, dia kenal baik dengan Vanessa. Selasa (2/2), dia dikabarkan langsung terbang ke Dubai, uni Emirat Arab, bersama anak-anaknya untuk berlibur.

Wayne Bridge sendiri tampa terpukul. Apalagi, hubungannya dengan Vanessa menghasilkan satu anak, Jaydon, yang kini berumur 3 tahun.

Wayne Bridge pun kemudian meminta bertemu Vanessa di rumah keluarga di Oxshot, Surrey. Ia mengajak anaknya, Jaydon, dan dikabarkan keduanya menangis dalam kecewa dan sesal.

Juru bicara Vanessa, Max Clifford mengatakan, “Vanessa terus menelepon Bridge, tapi ini pertemuan pertama mereka sejak Jumat. Itu pertemuan yang amat emosional. Banyak air mata tertumpah. Keduanya tampak amat sedih dan berjanji akan melindungi anak mereka.”

Bridge dan Vanessa pisah pada musim panas lalu. Bridge dikabarkan amat terpukul karena Vanessa berselingkuh dengan Terry, salah satu teman baiknya.

Vanessa yang berumur 28 tahun sebenarnya sudah lama punya hubungan khusus dengan para pemain Chelsea. Dia memulai afairnya dengan Gudjohnsen pada 2003, setelah bertemu di kelab malam Elysium di London. Saat itu, dia bekerja sebagai pelayan bar. Vanessa dikabarkan semalaman bersama gudjohnsen di Fulham sampai pagi.

Vanessa kemudian bekerja di area VIP di Chelsea, sehingga amat dekat dengan para pemain. Di situlah para pemain sering mengadakan pesta atau sekadar istirahat setelah pertandingan. Maka, Vanessa pun juga segera kenal dengan para istri dan pacar pemain. Dia pun juga sering berada di pusat kebugaran Chelsea.

“Banyak pemain Chelsea yang menyukainya dan sering memintanya membawakan sampanye atau vodka. Vanessa digaji 150 pounds (sekitar Rp 2,2 juta) per malam atas kerjanya di Chelsea. Kadang dia juga mendapat tips 150 pounds. Gudjohnsen sering mengunjungi Vanessa di apartemennya,” kata sumber di Chelsea.

Bersama Gudjohnsen, Vanessa juga sampai hamil. Tapi, Gudjohnsen mendampratnya dan memintanya melakukan aborsi. Pemain asal islandia itu akhirnya meninggalkan Chelsea pada 2006, pindah ke Barcelona.

Vanessa juga pernah berkencan dengan Adrian Mutu, ketika pemain asal Rumania itu masih memperkuat Chelsea. Sedangkan lima pemain Chelsea lainnya yang pernah dia kencani masih belum terungkap.

Terakhir, kisa petualangannya bersama Terry ternyata menjadi geger. Dia sudah berhubungan dengan Terry selama empat bulan dan sampai mengandung. Terry sendiri meminta Vanessa untuk menggugurkannya.

Vanessa dan istri Terry, Toni, sebenarnya kenal dekat. Toni tampak terpukul. Seorang saksi yang melihat Toni dan anaknya di sebuah kolam renang bersama anaknya mengatakan, “Toni mengenakan bikini dan terlihat atraktif. Tapi, sangat jelas dia berada dalam suasana sedih.” kps/sun

Sejumlah Demonstrasi Tidak Sejalan dengan Budaya, Nilai, dan Pranata Sosial

CIANJUR – Presiden Susilo Bambang Yu­dhoyono (SBY) mengeluhkan sejumlah aksi demonstrasi di tanah air. Termasuk, demon­strasi saat menyambut 100 hari pemerintahan (Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II) pada 28 Januari lalu. SBY menilai, sejumlah demonstrasi itu sudah tidak sejalan de­ngan budaya, nilai, dan pranata sosial.

Di hadapan para menteri, pimpinan lemba­ga non kementerian, dan gubernur se-Indonesia, SBY meminta hal tersebut dibahas untuk menyelamatkan demokrasi di tanah air.

”Saya juga menerima masukan, contoh be­lum lama, apakah unjuk rasa di negara Pan­casila, di negara yang konon memiliki bu­daya, nilai, peradaban yang baik, seperti be­berapa hari yang lalu itu…. Mari kita bica­rakan de­ngan baik, tanpa mengganggu demokrasi, kebebasan ekspresi, dan sebagainya,” tutur SBY dalam rapat dengan para menteri dan gubernur di Istana Cipanas, Cianjur, kemarin (2/2).

Rapat tersebut juga dihadiri Wapres Boediono, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Ketua Komisi Pemberantas­an Korupsi (KPK) Tumpak Hatorangan Panggabean, dan Pjs Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution

Rapat membahas tiga agenda utama. Pertama, pemaparan hasil program 100 hari. Yang kedua, pemaparan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2010-2014. Ketiga, pembahasan isu-isu khusus yang menonjol.

Dalam kesempatan itu, presiden menyinggung aksi demonstrasi saat memaparkan isu khusus, yakni reformasi birokrasi, penegakan hukum, demokrasi, dan keamanan. SBY mengingatkan, pranata sosial, pranata hukum, dan kepantasan perlu dijaga.

”Contohnya, saya memahami, tetapi banyak orang memberikan masukan yang menggelitik. Pak SBY, apa cocok misalkan ada unjuk rasa dengan loudspeaker (pengeras suara, Red) yang besar. Teriak-teriak, SBY maling, SBY maling, Boediono maling, menteri-menteri maling, dan tidak bisa diapa-apakan?” kata SBY.

”Ada (demonstran) yang bawa kerbau. SBY badannya besar, malas, dan bodoh seperti kerbau, dibawa itu. Apa ya itu unjuk rasa sebagai ekspresi kebebasan?” singgung SBY dengan nada prihatin. ”Lantas, foto diinjak-injak, dibakar-bakar di mana-mana di daerah. (Aksi demonstrasi seperti itu) akan dibahas, dengan pikiran yang jernih, menyelamatkan demokrasi kita, menyelamatkan budaya kita, menyelamatkan peradaban bangsa,” tambah SBY.

Seperti diketahui, dalam unjuk rasa di kawasan Monas, Jakarta, 28 Januari lalu, massa membawa isu kegagalan pemerintahan SBY. Bentuk ekspresinya bermacam-macam. Ada yang membawa tikus dalam kerangkeng. Ada pula yang membawa kerbau.

Tubuh kerbau itu dicat dengan tulisan Sibuya (pelesetan dari SBY). Sebuah pamflet bergambar SBY ditempelkan di bagian kepala kerbau. Gambar SBY itu berpakaian biru lengkap dengan kopiah, lantas diberi tulisan ”Mundur!”. Kerbau yang dibawa demonstran itu milik seorang petani di Jatiwaringin, Bekasi. Menurut para demonstran, kerbau tersebut simbol kebebalan dan kebodohan.

Karena keluar larangan dari polisi, kerbau tersebut lantas dijauhkan dari kawasan Monas. Alhasil, kerbau itu hanya beberapa menit ikut unjuk rasa.

SBY mengatakan, dengan keberadaan teknologi informasi yang makin canggih, dunia bisa melihat apa yang terjadi di Indonesia. Kendati demikian, SBY menegaskan, tidak ada semangat dan upaya untuk memasung demokrasi. ”Demokrasi adalah bagian dari reformasi, cita-cita kita. Tapi, bikinlah demokrasi yang bermartabat, tertib, dan demokrasi yang mendorong kebersamaan serta persatuan kita,” serunya.

Enam Isu

Rapat kerja di Istana Cipanas yang dimulai kemarin berlangsung dua hari satu malam. Kemarin Wapres Boediono menyampaikan capaian program 100 hari. Sayangnya, penyampaian tersebut tidak bisa diliput media. Begitu pula sosialisasi RPJMN 2010-2-14

Selain itu, ada enam isu khusus dan menonjol yang dibahas kemarin hingga hari ini (3/2) oleh enam kelompok kerja (pokja). Pokja pertama membahas tata ruang, perubahan iklim, perizinan, dan sinkronisasi perundang-undangan sektoral. ”Ini debottlenecking (upaya mengatasi sumbatan). Mari kita rumuskan langkah-langkah operasional,” kata SBY.

Pokja kedua membahas masalah pangan, mulai hulu hingga hilir. ”Ini menyangkut hajat hidup rakyat kita,” ujar SBY. Presiden mengingatkan, pemulihan perekonomian global akan membuat harga komoditas pangan meningkat. Hal itu membutuhkan solusi tepat.

Pokja ketiga membahas masalah energi, terutama kelistrikan, minyak, dan subsidi. ”Tekanannya pada listrik. Bagaimana tahun ini byar pet (krisis listrik, Red) bisa kita atasi. Lalu, tahun-tahun mendatang tidak mismatch antara supply dan demand,” terang SBY.

Selanjutnya, pokja keempat membahas masalah infrastruktur. Pokja kelima membicarakan program-program prorakyat, seperti pendidikan, kesehatan, program untuk UMKM, dan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Pokja keenam membahas khusus reformasi birokrasi, keamanan, demokrasi, dan penegakan hukum. (sof/dwi)

Twitter Kini Bisa Dibaca Semua Orang

Seiring popularitasnya yang terus menanjak, Twitter makin membuka diri kepada publik. Saat ini semua orang, bukan hanya pengguna Twitter, bisa membaca semua posting di situs microblogging tersebut.

Twitter menyediakan search engine untuk pencarian untuk pembaca yang ingin mengetahui update informasi terbaru berdasarkan keyword tertentu. Hasil pencarian akan menampilkan posting pengguna Twitter yang mengandung kata kunci tersebut yang terurut berdasarkan waktu.

Selain itu di halaman Twitter juga muncul Trends yang menampilkan topik-topik paling populer berdasarkan kata kunci. Kumpulan topik ini berubah sesuai setiap saat.

“Informasi yang terbuka dan berubah sesuai waktu akan memberikan dampak positif di dunia dan Twitter sedang memainkan peran tersebut,” kata Biz Stone, salah satu pendiri Twitter, dalam blog, yang diposting Selasa (28/7) sekaligus mengumumkan perubahan di halaman muka Twitter tersebut.

Ia mengatakan membagi informasi di Twitter seluas mungkin dirasa penting ketika layanan ini mulai berkembang dari jaringan sosial menjadi bentuk komunikasi baru. Menurutnya, masih banyak pengguna Internet yang mempertanyakan kenapa harus menjadi pengguna Twitter untuk dapat informasi tersebut.

“Bagaimanapun, mendemonstrasikan kekuatan Twitter sebagai mesin penemu apa saja yang terjadi saat ini melalui Search and Trends sering membangkitkan rasa penasaran sehingga sapai pada pertanyaan bagaimana saya berperan,” jelas Biz Stone. wah/kcm

Kasus Pembobolan ATM, Polisi Tangkap Seorang Pejabat Bank

JAKARTA |
Mabes Polri, menangkap seorang pejabat salah satu bank yang diduga terlibat dalam kasus pembobolan dana nasabah melalui ATM. Pejabat itu berada dalam level manajemen yang berkaitan dengan masalah ATM nasabah.

“Masuk pada level manajemen. Jadi yang berkaitan dengan masalah ATM,” ucap Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Ito Sumardi di Mabes Polri, Senin (1/2/2010). Ikut hadir pula Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang.

Ito menjelaskan, pejabat bank tersebut ditangkap dua hari lalu oleh penyidik Bareskrim dari hasil pengembangan terhadap pelaku yang telah ditangkap sebelumnya. Ia diduga terlibat dalam pembobolan sejumlah dana nasabah di wilayah Jawa dan Bali. Saat ini, pejabat itu telah ditahan di Bareskrim Mabes Polri.

Namun, Ito menolak menjawab ketika ditanya inisial pejabat itu serta ia bekerja di bank mana. Hal itu untuk menjaga kepercayaan nasabah kepada bank.

“Harus kita tekankan kepada masyarakat bahwa kepercayaan terhadap bank itu tidak boleh hilang. Itu satu hal yang harus kita jaga. Kita tidak bicara masalah bank, tapi kita bicara masalah oknum. Kasus ini bisa terjadi di mana saja,” jelas dia.

Sejumlah Pelajar Sekolah Elite Nyambi Melacur jalur facebook

SURABAYA- Surya- Beberapa remaja putri Kota Surabaya dari keluarga kaya ternyata masuk dunia prostitusi kelas tingdari keluarga kaya ternyata masuk dunia prostitusi gi dengan tarif antara Rp 500.000-Rp 800.000. Mereka memanfatkan fasilitas chating di internet dan situs jejaring sosial Facebook.

Hal tersebut terungkap saat Unit I Sat Pidum Reskrim Polwiltabes Surabaya, Sabtu (30/1), membongkar sindikat prostitusi yang melibatkan remaja usia 15 tahun-18 tahun. Para anggota sindikat ini bukan remaja-remaja dari keluarga miskin melainkan para warga Surabaya yang juga pelajar SMA dan SMK favorit alias sekolah elite.

AKBP Anom Wibowo, kasat Reskrim Polwiltabes Surabaya, Minggu (31/1), menjelaskan, selain mereka sebenarnya ada mahasiswi dan karyawati yang terlibat tetapi dari segi usia tidak menyalahi hukum. “Hanya yang di bawah umur 18 tahun yang bisa dijerat Pasal 2 junto 17 UU Nomor 21 tahun 2007 (tentang Perdagangan Orang, Red) dan Pasal 88 UU nomor 23 tahun 2002 (tentang Perlindungan Anak, Red),” katanya.

Fakta bahwa para pelajar menyambi pelacur itu berasal dari keluarga mampu dan mapan diketahui setelah tujuh pelaku prostitusi diperiksa di lantai III Gedung Sat Reskrim Mapolwiltabes Surabaya. Lima di antaranya ternyata pelajar sekolah-sekolah favorit, yaitu EL, FT, MD, LS, dan RS.

Polisi kemudian meminta orangtua masing-masing ke mapolwiltabes untuk menjemput anak mereka. ”Para orangtuanya datang bermobil. Mereka terkejut dengan ulah anak-anaknya. Bahkan ada yang histeris ketika tahu anaknya terlibat prostitusi,” ungkap salah satu penyidik.

Tingkat kemapanan ekonomi mereka juga terlihat dari cara berpakaian, ponsel yang dipakai, dan asal sekolah, yaitu sekolah negeri dan swasta favorit. Alasan para pelajar itu terlibat prostitusi karena ikut-ikutan agar “gaul” dan bisa mendapatkan uang saku lebih banyak.

Polisi mengamankan dua tersangka, yaitu germo bernama Endry Margarini alias Vey, 20, warga Dukuh Kupang Timur; dan Ach Afif Muslichin, 21, warga Candi, Sidoarjo. Vey –yang hamil sembilan bulan– ditangkap, Sabtu (30/1) siang.

Melahirkan

Beberapa jam setelah ditangkap, Sabtu sore, Vey dibawa ke RS Polri Moh Dahlan, di belakang Gedung Sat Reskrim, untuk melahirkan. ”Dia melahirkan secara operasi caesar. Anaknya laki-laki tapi belum menikah alias tanpa suami,” tambah Anom.

Kedua tersangka ditangkap di rumah masing-masing setelah polisi menggerebek kamar 514 Hotel Malibu, di Jl Ngagel. ”Selama dua pekan pengintaian kami melihat banyak remaja putri nongkrong kemudian kami ikuti. Ternyata mereka melakukan tindakan prostitusi,” imbuh AKP Arbaridi Jumhur, kanit I Pidum, yang mendampingi Anom.

Hasil pemeriksaan atas pria hidung belang berinisial DR, dia mengaku membooking LS lewat internet melalui akun Facebook surabaya_girls@yahoo.com. Akun milik Vey itu dilengkapi foto-foto gadis-gadis yang dijual. Adapun komunikasi dilakukan calon pembooking via chating melalui Yahoo Messenger (YM) dengan operator Afif.

Setelah sepakat, DR atau para pria hidung belang lain menunggu di hotel, dan didatangi pelacur-pelacur belia berstatus pelajar. Setelah “bekerja” para gadis akan menemui Afif atau Vey untuk bagi hasil. Menurt Afif, mereka memperoleh 50 persen, sedangkan 10 persen lainnya dibagi antara Afif dan Vey. ”Saya biasanya dapat Rp 100.000,” lanjut Afif. nrie

Full Fasilitas, Gaji kok Naik

KOMPONEN kenaikan gaji pegawai pemerintah membengkak Rp 26 triliun dalam APBN 2010. Bila sebelumnya Rp 132, tahun depan tercatat Rp 158 triliun. Peneliti dari IBC (Indonesia Budget Center) Roy Salam menilai, kenaikan itu sangat memberatkan APBN.

Besarnya kenaikan tersebut, kata dia, terjadi karena tak hanya kenaikan gaji pokok, tapi para pejabat bakal menikmati kenaikan tunjangan. ”Tunjangan para pejabat negara juga akan naik,” ujarnya.

Menurut Roy, tidak tepat jika alasan remunerasi pejabat negara akan meningkatkan produktivitas. Seharusnya harus ada reward dan punishment pada setiap gaji pejabat negara. ”Pendapatan pejabat negara tidak hanya dari gaji dan tunjangan. Dari rapat pun ada pendapatan,” tandasnya.

Rencana pemerintah menaikkan gaji pejabat pada Maret 2010 dinilai hanya menambah ”kepuasan” hidup semata. Semestinya pemerintah tidak menyodorkan usul kenaikan gaji lantaran mereka sudah bergelimang fasilitas saat bertugas.

”Tidak ada alasan meminta kenaikan gaji karena sudah banyak fasilitas (negara) yang diberikan,” kata Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo.

Para menteri dan pejabat setingkat menteri, misalnya. Besaran gaji yang per bulan sekitar Rp18 juta. Terdiri atas gaji pokok sekitar Rp 4 juta dan tunjangan jabatan sekitar Rp 14 juta. Mereka juga terlibat dalam kepanitiaan program-program pemerintah yang di dalamnya ada item honor. Selain itu, beberapa dana taktis yang jumlahnya tidak diketahui publik. Total yang diterima per bulan bisa Rp 100 juta lebih.

Melihat hal itu, ICW menengarai ada konflik kepentingan dalam usul pemerintah tersebut. Usul naik gaji, sambung Adnan, mestinya disuarakan DPR. ”Bukan dari pemerintah seperti sekarang ini. Ini ada yang aneh,” ujarnya.

Pemerintah diingatkan agar lebih berkonsentrasi kepada reformasi birokrasi di setiap instansi. Hal itu juga bisa diwujudkan dengan menyusun konsep remunerasi bagi pejabat, termasuk memperhatikan nasib pegawai negeri sipil. (bay/dyn/pri)

Gaji Wakil Rakyat Bakal Naik, Realistiskah?

Gaji anggota DPR bakal naik sekitar 20 persen. Saat ini mereka menerima sekitar Rp 50 juta. Mengapa gaji sebesar itu tetap saja dianggap minim oleh wakil rakyat?

BERAPA sebenarnya gaji anggota DPR yang terhormat? Inilah cerita blak-blakan Eva Kusuma Sundari. Wakil rakyat asal PDIP itu setiap bulan mengaku menerima gaji antara Rp 50 juta hingga Rp 58 juta.

”Dalam politik, gaji segitu (yang diterima anggota DPR sekarang, Red) memang tidak cukup. Karena cost politik itu tinggi sekali,” cerita Eva kepada Jawa Pos kemarin (30/1).

Dari uang sebesar itu, Eva hanya bisa menyisihkan Rp 5 juta rupiah untuk tabungan. Itu pun diupayakan secara rutin. Sebab, dana tabungan tersebut sebagai cadangan biaya politik juga. Jadi, selama 3,5 tahun menjadi wakil rakyat di DPR periode lalu, dia hanya bisa menabung Rp 200 juta.

”Selain tabungan itu, hartaku yang bertambah hanya Kijang Innova. Itu pun belinya dengan menyicil. Kalau nggak percaya, bisa dicek ke laporan kekayaanku di KPK,” ujar Eva dengan meyakinkan.

Eva merasa kondisinya justru jauh lebih makmur saat masih menjadi program officer di Asia Foundation. ”Waktu di sana, setahun bisa beli mobil Taruna dan tabunganku banyak,” tuturnya, lantas tertawa.

Lantas, untuk apa saja gaji yang mencapai lebih dari Rp 50 juta itu? Nah, itulah yang selalu ludes di panggung politik. Eva menceritakan, sebagai politikus dan anggota DPR, dirinya harus responsif terhadap kebutuhan daerah. Termasuk ”merawat” jaringan tim sukses dan konstituen yang diwakilinya di daerah pemilihan (dapil).

Saat pemilu lalu, Eva maju di Dapil (Daerah Pemilihan) Jatim VI meliputi Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Kediri, dan Kabupaten Tulungagung.

Salah satu yang sekarang tengah dikembangkan Eva adalah mendirikan LSM yang fokus pada pendidikan lingkungan. Tanah dan bangunan bakal kantor LSM itu difasilitasi Eva sendiri. Tentu ini membutuhkan dana tidak sedikit. ”Jadi, cost politik di dapil itu maksudnya bukan jor-joran bagi-bagi uang. Tapi, aku ingin meninggalkan sesuatu yang baik dan sustainable. Ini juga bentuk akuntabilitasku sebagai anggota DPR,” ungkap Eva.

Selain cost politik ke dapil dan konstituen, Eva punya tanggung jawab menghidupi partai yang menjadi rumah politiknya. Dia mencontohkan, saat Rakornas PDIP beberapa waktu lalu, ada urunan Rp 30 juta. Pada kongres PDIP mendatang, minimal (dia) menyumbang Rp 25 juta.

”Makanya, saat pemilu legislatif lalu, tabunganku yang cuma Rp 200 juta itu habis sampai nol. Mulai provinsi sampai cabang narik untuk keperluan biaya saksi,” ungkapnya. Termasuk juga dana kampanye Eva saat pemilu legislatif itu.

Eva mengatakan, dirinya tidak sungkan untuk mengakui ini agar masyarakat juga realistis dalam melihat sosok seorang anggota DPR. Tak semua anggota DPR bergelimang harta dan kemewahan. Terutama anggota DPR yang selalu berusaha jujur dan tidak korupsi dalam menjalankan amanat dari rakyat.

Karena itulah, dia gembira atas rencana kenaikan gaji pejabat negara. Dalam kenaikan gaji kali ini, Eva berharap seluruhnya dialokasikan untuk komponen gaji pokok. Sebab, gaji pokok anggota DPR sekarang sangat kecil. Padahal, itu berimplikasi terhadap besaran uang pensiun yang mereka terima bila sudah tidak lagi menjadi wakil rakyat. ”Bagaimanapun, aku juga ingin secure setelah dari DPR,” akunya.

Dalam waktu dekat, gaji pejabat tinggi termasuk para anggota DPR akan naik. Pemerintah dan DPR sudah ketok palu. ”(Kenaikannya) 10-20 persen. Bergantung kementeriannya dan (kenaikan gaji) ini hanya pejabat tinggi,” jelas Wakil Ketua Komisi XI DPR (membidangi anggaran) Achsanul Qosasi. Rencananya, kenaikan gaji pejabat tersebut awalnya direalisasikan pada Januari 2010.

Dalam jajaran eksekutif, kenaikan itu akan dinikmati level menteri ke atas. Jadi, hanya menteri, pejabat setingkat menteri, presiden, dan wakil presiden. Sedangkan untuk legisaltif, berlaku bagi anggota DPR dan jajaran pimpinannya. ”Dasarnya produktivitas, untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada rakyat. Kita bicara efisiensi dan produktivitas,” terangnya. Dengan kenaikan itu, anggota DPR bakal menerima total gaji di atas Rp 60 juta.

Achsanul menyatakan, masyarakat sebaiknya tidak menganggap kenaikan gaji tersebut sebagai suatu pemborosan. Sebab, kenaikan gaji juga berimbas kepada kinerja. Itu juga untuk menghargai kinerja setiap pejabat tinggi. “Bukan pemborosan kalau produktivitas meningkat, government income juga naik dan diharapkan mengurangi korupsi,” imbuhnya. (pri/dyn/bay/tof)